Bukan Bunga Bakung
pinta Sabda pada pak sopir sambil memberi isyarat agar tidak diganggu selama perjalanan.
“Siap mas,” jelas sopir lagi sambil terus melaju merayapi kemacetan yang mulai menyesaki jalanan sekitaran Kemang pagi itu.
Di belakang sopir, Sabda mencoba membuka satu per satu berkas yang tertata rapi. Tapi otaknya samasekali tidak singgah di berkas yang tengah dibukanya. Ia masih tercengang dengan wajah Diandra yang meskipun kerap dia lihat di televise atau media lainnya. Sabda yang baru kali tadi menatap langsung Diandra, terutama setelah menaburi kosmetik di wajahnya yang meskipun sebetulnya sederhana saja itu, ternyata menyeret Sabda kepada wajah orang-orang cantik sejumlah pesohor. Ya, batin Sabd