Extraordinary Captain
"Yang nggak mungkin 'lah. Jiwa bar-bar udah melekat di diri gue sejak masih jadi zygot, gue cuma males aja kalo sampe ada ajang jambak-jambakkan, nggak lucu. Kharisma gue turun. Gue yakin nih, setelah ini dia bakal labrak gue,"
Sore itu, setelah Revan pergi dari halaman rumahnya, Vanessa segera berganti jersey, jersey yang sudah lama ia museum-kan dalam almari, kini keluar lagi. Jersey kebanggaan pada masanya, dengan nomor punggung 61, di atasnya terukir nama 'Hillaby'. Cewek itu segera menuju lapangan basket yang di sana sudah ada Yuna sedang mengobrol sesekali tertawa bersama, Vanessa kira itu pelatih basket putri, dari pakaiannya sudah jelas. Ia masih muda, lumayan tampan, badannya apa la
Bab Populer