Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

Tiba-tiba Menjadi Istri Presdir

Pakaiannya sudah basah. “Aku sudah rindu bermain basket dan balapan,” ucap Aqeela mengambil handuk lain. “Hah!” Bramasta terkejut melihat tubuh seksi Aqeela karena wanita muda itu mengenakan pakaian yang berbeda. Tubuhnya benar-benar indah dengan perut rata dan bokong terisi penuh. “Aqeela, apa kamu berpakain seperti ini di tempat pilates umum?” tanya Bramasta memperhatikan Aqeela dari atas hingga bawah.
1081.9K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as nomor punggung basket aesthetic
Show Reviews (18)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
puji susilowati
seru sekali novelnya. gadis yang kuat juga berani bertemu dengan pria yang kuat dan berani juga. pasangan yang serasi dan saling melengkapi walaupun beda usia terpaut jauh banget. ceritanya fak menye menye . setiap babnya selalu menarik dan gak ngebosenin. semoga authornya selalu sehat.
Read All Reviews
The Present Of Love

The Present Of Love

Pria ini meraih bol berwarna merah bata yang memiliki garis-garis hitam. Angga menatapnya bola yang kini ia genggam. Melemparkannya pada pria yang sedang asyik berjalan dan tidak menjawab semua omongannya tadi. Bola basket itu terbng ke udara dan mendarat di punggung Aksara lumayan kencang. Aksara sampai sedikit tersungkur. "Sial … dia malah tidak berhenti!" gumam Aksara sambil berusaha berdiri dan berjalan lagi. Seseorang seperti Angga tidak perlu di ladeni.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 334 Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
Jerat Ketos Galak

Jerat Ketos Galak

"Ohhh satu dua satu dua, itu dua belas Desember ya maksudnya?" "Hm." Andrea mengulum bibirnya singkat, menahan tatapannya pada onxy kelam Kyrran. Apakah nomor punggung 12 di jersey basket cowok itu juga tanggal lahir Andrea? Gadis itu memicing dan Kyrran seperti mengerti isi pikiran Andrea. "Ya, nomor 12 di jerseyku memang pakai tanggal lahir kamu," kata Kyrran terus terang. Andrea bisa merasakan wajahnya menghangat, pasti sudah memerah. Senyum di bibir merah mudanya makin lebar.
1012.4K viewsOngoingAdded to Library 458 Times as nomor punggung basket aesthetic
Show Reviews (30)
Read
+Library
Sweety
Kakak pembaca buku ini semuanyaa, aku baru baca semua komentar-komentar kakak dari fitur komentar, terima kasih ya kak atas supportnya. Kritik dan sarannya pun semua aku terima. Makasih ya, kakak readers kesayangan. ^^
Uing
prediksi maxwell ato samuel yg nongol trnyata pak handoko, daisy dan jasper blm nongol jg, psti ada peran penting ga mungki skdr lewt, pak handoko aja bisa nongol, andrea jg blm kthuan kakeknya ykin ada momen ketahuan, tros kyrran ayolah jujur sj soal penyakitnya ke andrea, btw 5 bab sehari dong
Read All Reviews
Extraordinary Captain

Extraordinary Captain

"Yang nggak mungkin 'lah. Jiwa bar-bar udah melekat di diri gue sejak masih jadi zygot, gue cuma males aja kalo sampe ada ajang jambak-jambakkan, nggak lucu. Kharisma gue turun. Gue yakin nih, setelah ini dia bakal labrak gue," Sore itu, setelah Revan pergi dari halaman rumahnya, Vanessa segera berganti jersey, jersey yang sudah lama ia museum-kan dalam almari, kini keluar lagi. Jersey kebanggaan pada masanya, dengan nomor punggung 61, di atasnya terukir nama 'Hillaby'. Cewek itu segera menuju lapangan basket yang di sana sudah ada Yuna sedang mengobrol sesekali tertawa bersama, Vanessa kira itu pelatih basket putri, dari pakaiannya sudah jelas. Ia masih muda, lumayan tampan, badannya apa la
103.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
Istri Imutku (Season #2)

Istri Imutku (Season #2)

Hari pertandingan basket yang Saga lakukan pun tiba, remaja dengan nomor punggung delapan dengan baju persatuan tim basket berwarna hitam. Saga berjalan masuk ke dalam ruangan bersama para rekannya yang lain untuk membuat strategi singkat sebelum pertandingan antar sekolah dilakukan. Di luar itu ada Varka dan Rania serta beberapa anak remaja lain yang datang untuk menonton pertandingan. Tim cheerleader sekolah menampilkan pertunjukan mereka dengan sangat baik untuk pembukaan acara.
64.6K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
Pelukan Hangat Tuan Presiden

Pelukan Hangat Tuan Presiden

Ia kemudian tergelak pelan, menggeleng-gelengkan kepalanya sembari menatap lekat-lekat wajah istrinya yang sepasang matanya terus-menerus tertuju lurus tanpa berkedip ke arah kapten tim basket bernomor punggung tujuh itu. Erika menyenggol heboh lengan Sera sembari terus berteriak. "Sera, dia aslinya benar-benar sangat tampan dan gagah kan? Apalagi memakai seragam basket begitu?!" seru Erika heboh. Sera spontan membalas pertanyaan itu dengan anggukan kepala yang mantap, matanya masih terkunci pada sosok Arsenio yang sedang melakukan pemanasan. "Iya! Kamu benar, dia tampan sekali!"
1030.3K viewsOngoingAdded to Library 697 Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Ia melepas piyamanya. Nara yang masih duduk selonjoran di ranjang sembari memainkan ponsel mengerjap. Ia menatap tubuh bagian atas Argan yang terlihat atletis, perut sixpack, dada bidang, tubuh yang begitu ideal. Ia buru-buru mengalihkan pandangan ke arah lain. Argan mengganti piyamanya dengan baju koko. Saat Argan berjalan menuju pintu, Nara terpancing untuk bertanya.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
Perangkap Cinta TUAN CEO

Perangkap Cinta TUAN CEO

Dengan tenang, ia mengganti pakaiannya, membiarkan handuk jatuh ke lantai sebelum mengenakan busana barunya. Begitu selesai, matanya tertuju pada satu benda yang tergantung di belakang pintu lemari kaos olahraga berwarna biru dongker dengan logo perusahaan tercetak besar di bagian dada, lengkap dengan nama “Aurora” di punggungnya.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as nomor punggung basket aesthetic
Show Reviews (6)
Read
+Library
ida Sari
Aurora harus menanggung kesalahan ayah nya yg menipu Rafael jd harus menjadi tawanan di rumah nya dan harus menjadi pelayan,,yg awal nya di benci justru Aurora di cintai Rafael sangat dalam skr.. cerita yang sangat menarik..
SumberÃrta
lalu salah apa aurora raf.. yg kabur kan bapaknya. yg punya urusan bapaknya. yg bikin kamu rugi bapaknya kenapa kamu jadikan aurora sebagai tawananmu kemana uangmu.... apa kamu ga bisa nyari Edgar sampai2 perempuan lemah kau jadikan jaminan
Read All Reviews
Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Chef Galak Itu Mantan Pacarku

Gun membuka kulkas dan mengoper buah-buahan itu pada Prily. Bahuku merosot lemas. "Mama mau coba cakenya juga?" "Makasih Naga." "Mama boleh duduk di sini kan, Papa?" "Boleh." Karena Naga yang meminta maka aku nurut. Duduk di hadapan mereka. Naga sama sekali tidak membantu dia hanya bernyanyi-nyanyi, mengenakan jersey nomor punggung tujuh dengan nama Nagasaki. Begitupun dengan Hiro, bedanya milik Hiro bernomor punggung sepuluh.
1059.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as nomor punggung basket aesthetic
Show Reviews (32)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Daniel&Mutia Official
bagus banget ,suka semua karakter, Hiro, naga ,gun ,Mita, ed,prili, paling kagum sama Mita, tegar banget .karakter bener" tahan banting mandiri gak menye" tp gak berisik jg tenang diam ,baik JD banyak yang merangkul
Read All Reviews
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Maksudku nanti, Mister ajarin aku bagaimana melakukan … memasukan bola basket ke ring ya … itu,” Daniel menaruh botol kemasan air mineral kemudian menatap gadis bertahi lalat yang sedang menatap Jono dan Kamil beradu mulut. Mereka tengah berdebat soal apapun. Terlihat mereka begitu serius membahas soal berapa jumlah cetak bola yang berhasil masuk ke dalam ring. “Dua puluh!” seru Jono. “Bukan, dua puluh tilu eta teh!” sahut Kamil tak mau kalah.
10146.9K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as nomor punggung basket aesthetic
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status