Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

"Belum. Cuma punya kakak cowok." Akram terkekeh dan mengacak-acak puncak kepala adiknya. Rambut Adina belum sepenuhnya kering, tapi adiknya mengabaikan masalah rambutnya. Padahal seringkali ditakutkan rontok, dan sekarang itu tidak penting karena pertandingan basket yang akan segera berlangsung. Ini bukan kebiasaan Adina dan Akram mulai bertanya-tanya. Apa yang spesial dari pemain bernomor punggung tujuh itu?
9.29.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Esok hari telah tiba, dua orang yang memasuki stadiun olah raga begitu sangat bersemangat, ada Victoria yang memakai seragam basket dengan nomor punggung dan nama Jose Piter, sudah jelas untuk mendukung idolanya itu.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Langkah kaki berat terdengar dari lorong sepatu sebelah. Suasana menjadi sedikit hening. Rak sepatu bergetar halus dan aroma kaos kaki bekas kemenangan memenuhi udara. Seorang hantu pria muncul. Hantu itu tampak tegap, tinggi dan keringatnya seperti menguap dalam kabut. Wajahnya tampan dengan rahang yang tegas, bajunya jersey futsal dengan nomor punggung 10 yang tampak sudah memudar. Aura – aura itu seperti aura pemain profesional yang tak sempat bertanding final.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Tuan Tiran

Istri Tawanan Tuan Tiran

Algazka masih menatap Allesa yang berdiri sambil menunggu Algazka melepaskan semua pakaiannya agar dia bisa membawa ke tempat cucian yang akan diambil oleh alih oleh Reina nanti. Kancing-kancing yang mulai dibuka oleh Algazka. Memperlihatkan tubuhnya yang putih, tegas, kokoh, dan memiliki dada bidang. Algazka memang sosok dengan fisiknya yang hampir sempurna. Setelah dia membuka kancingnya sampai bawah, Algazka melepaskan kemejanya dan kembali melempar kasar ke arah Allesa untuk diambil. Dia berjalan ke arah lemari dengan bagian punggung yang sudah Allesa lihat memiliki tatto angka romawi yang tidak Allesa mengerti. Tatto tersebut berada di bagian punggung kanan bawah dengan simbol empat kar
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
REYGA

REYGA

Namun langkah mereka terhenti kala ternyata banyak penonton yang melihat mereka. "Kok rameh banget ya? Padahal 'kan cuma latihan doang," ucap Salsa bingung. "Kayaknya mereka tanding deh, Sa," ujar Laras melihat dari sela-sela penonton. "Yaudah yuk cepat kita liat!" Salsa langsung menarik tangan Laras menuju lapangan. Tampak disana Aiden, Samuel, Ando, Bimo dan Jordan memakai setelan baju basket mereka. Sedangkan tim lawan...mereka memakai pakaian putih abu-abu namun dengan gaya khas para preman.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Matanya memicing tajam dengan keringat bercucuran, membuat semua wanita disana hening dan menatap penuh kagum pada laki-laki dengan kaos basket bernomor punggung sebelas bertuliskan nama Adnan. Bara terlihat memantulkan bola basket itu sebelum akhirnya meluncurkan bola itu ke udara. Waktu berjalan seolah melambat ketika bola basket berputar-putar di udara, menembus sinar matahari yang terik. Suara "swish" terdengar saat bola itu melewati ring basket dengan sempurna.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
The Bad Life

The Bad Life

Kataku sambil melambaikan tangan kepada teman-temanku yang masih pemanasan sebelum seleksi pemain basket. Bruk. Tidak sengaja aku menabrak kakak kelas karena aku berlari. “Eh, maaf kak.” Aku pun langsung pergi begitu saja dan tidak melihat wajahnya. Aku hanya ingat bahwa jersey tersebut bernomor 7. “Kakak!” Kata bunda sambil melambaikan tangan kepadaku. Kemudian aku pun meghampiri dan masuk ke dalam mobil. “Kak, mampir beli bakso dulu yuk. Bunda laper banget nih.”
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Jeda

Cinta Tanpa Jeda

Melihat sosok Natasha berjalan dengan mantap memasuki area lapangan basket indoor itu. Badannya yang ramping nampak begitu pas menggunakan baju basket berwarna merah muda. Wajahnya yang tak memakai kacamata, membuat semua orang terpana karena kecantikannya. Rambut Natasha yang digerai sebagian dan sebagiannya lagi diikat di belakang kepala terlihat melambai-lambai tertiup angin. Tak hanya Jo. Bagas, Soni, para guru dan siswa-siswi lain pun tak mampu berkedip dan melewatkan maha karya Tuhan yang begitu indah.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Perang Terkuat

Sang Dewa Perang Terkuat

Mereka menggunakan baju khusus dengan nomor di bagian dada mereka. Riley melihat dirinya di cermin dan berkata, "Riley, lakukan yang terbaik." Alen sontak bertanya, "Kau dapat nomor berapa?" "1104," jawab Riley. Alen menunjukkan miliknya, "Aku 1103." Diego ikut unjuk jari, "1102 di sini." Ketiganya pun menoleh ke arah James yang dengan malas menjawab, "1101."
9.6187.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Zila Aicha
Halo, good readers. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Terima kasih sudah membaca dan menunggu update dari novel ini. Mohon maaf, malam ini saya belum bisa update. -_- Tapi, jangan khawatir besok saya update lebih banyak bab. Sampai ketemu besok yah. ^_^
Anton Tan Acong
gimana mau naik ratingnya dan bersaing klo update aja suka2 hati gini thor. liat aja sendiri novelnya udah cukup lama tapi nilainya sampai saat ini blm dpt rating novelnya itu dikarenakan pembaca malas kasih rating dan gems dikarenakan updatenya tidak sesusai dengan keinginan pembaca
Baca Semua Ulasan
Hukuman atas Impulsif Mahasiswi Tercantik

Hukuman atas Impulsif Mahasiswi Tercantik

Pacarku tidak menyadari ada yang aneh padaku dan memperkenalkan mereka satu per satu. “Namanya Brandon Wijaya, dia posisi power foward.” Tinggi Brandon lebih dari 1,9 meter, berkulit gelap, berotot besar dan kuat, yang terpenting adalah celana pendek olahraganya tampak menggembung. Tidak diragukan dia seorang pemain basket, benar-benar kuat. Aku memiringkan kepalaku untuk melihat tubuhnya yang besar, tanpa sadar berpikir seperti apa rupanya tanpa pakaian dan apakah benda itu mencapai 20 sentimeter.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai nomor punggung basket aesthetic
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status