Aster [Indonesia Ver.]
tanya Langit.
“Enggak,” jawab Green sambil menguap.
“Belum tidur? Dari kapan?”
“Apasih, udah kok,” ketus Green.
Green menggeser laptop yang semula di hadapannya ke hadapan Langit, agar Langit bisa melihat dengan jelas sesuatu yang tertera di sana. Dengan seksama Langit melihat hasil kerja Green, tak ada satupun yang terlewat dari pandangan Langit. Di layar itu, Langit melihat videonya yang sudah diedit sedemikian rupa. Bukan hanya satu video, melainkan beberapa video. Langit puas melihat hasil kerja Green, ia merasa tak salah mempekerjakan wanita itu. “Bagus, saya suka,” tutur Langit sambil tersenyum lebar.
Hot Chapters