Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fantasy World

Fantasy World

ucap Venda sambil menunjuk bubuk itu “Gula” jawab Nossal dengan singkat Dengan ragu-ragu Venda menyentuh bubuk itu kemudian menjilatnya. “Bagaimana Venda?” tanya Luna “Kok asin?” “Eh, sungguh?” Nossal menyentuh bubuk putih itu dengan tangan satunya kemudian ikut menjilatnya. Luna yang juga penasaran ikut merasakannya. Ternyata benar kata Venda. Rasanya asin, rasanya mirip dengan bumbu pada snack mie yang pernah ku beli dulu, dan aku bilang ini gula?
9.86.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
DANYANG

DANYANG

Bulu matanya panjang dan ada jerawat kecil yang sepertinya baru tumbuh di pipi kiri. Angin sore sepertinya membuai cowok berusia dua tahun lebih tua dari Dayu itu dalam dekapan mimpi yang indah, membuatnya tertidur begitu nyenyak seperti seorang pangeran dalam dongeng. Nala bahkan tak menyadari kedatangan Dayu, juga tak sadar angin meniup beberapa bunga dari pohon yang ditanam tak jauh dari sana. Bunga kecil berwarna putih dengan titik kuning cerah di tengahnya itu terbang di udara lantas berjatuhan di atas tubuh Nala.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Suami Dingin Pilihan Ayah

Suami Dingin Pilihan Ayah

"Lukisan itu belum selesai. Lihat dong baik-baik, saya belum sempat menggambar kumis tipis di atas bibir kamu!" "Hahaha." Abimana tertawa kegelian seiring memegangi perutnya, "memangnya harus ya menggambar kumis tipis. Itu sudah bagus sayang, saya tampak lebih muda walaupun hidung saya lebih mancung dari itu." "Jadi kamu menghina atau memuji." Nadia menyodorkan ice cream yang dikemas menggunakan cup. Ukurannya sebesar gelas minum dengan rasa perpaduan antara cokelat dan vanila.
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Aku menolak ending novel ini!

Aku menolak ending novel ini!

Perhiasan? Jika dia mau untuk mencerna baik-baik tentu dia akan paham maksudnya, tapi Nara memilih tidak mencernanya dan membuat pertanyaan balik. "Maaf," Nara mendongak, wajahnya polos tanpa ekspresi. "Apakah Anda sedang membicarakan tentang tata ruang atau botani? Karena jika soal bunga, aku lebih suka bunga yang tahan dingin seperti edelweiss daripada bunga mawar yang cepat busuk jika terkena sedikit es. Dan jika soal perhiasan... bukankah nilai sebuah perhiasan ditentukan oleh siapa yang memakainya, bukan oleh asalnya?"
555 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

"Harusnya dibaca bek!" "Itu tas!" "Iya. Akan tetapi bahasa asing sering kali memiliki pengucapan agak mirip!" Kaivan mulai menatapku penuh pertanyaan. "Dan, keseluruhan kalimatnya berarti apa?" "Kembali ke masa lalu." "Back to the past artinya kembali ke masa lalu?" Aku mengangguk. "Maaf, Naya. Aku terlalu banyak merepotkan."
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
KAMINI ( Wanita Penuh Kasih Sayang )

KAMINI ( Wanita Penuh Kasih Sayang )

Sedangkan Burhan dengan santainya menatapi setiap wajah anggota keluarganya yang sedang berkumpul di meja makan tersebut. “Ambu itu artinya apa?” tanya Kenzo. “Janu bilang artinya Bunda atau Mama,” jawab Asoka. “Kalau begitu Kenzo juga mau punya Ambu. Teman-teman sekolah semua punya mama atau bunda. Eh ada, Hanny nggak punya bunda katanya bundanya udah pergi jauh sama papa baru. Kenzo mau punya Ambu yang bisa di rumah terus seperti nenek,” ujar Kenzo, seraya menatap neneknya.
1099.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

sapa pria itu yang rambut pirangnya panjang diikat ke belakang. “Good moring, Nester! So now is morning? I am not getting up late,” jawab Aisha yang Nester dengar meski suaranya terhalang benda dari plastik tebal yang transparan. “Oh, this shit mask make my nose like an elephant’s trunk—Oh, masker sialan ini bikin hidungku seperti belalai gajah.” Menurunkan masker oksigen ke sebetas lehernya. “Knowing reduce your remaining life—Sengaja mengurangi sisa umurmu?”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir

“Astaga, Ais… kamu ini kok bisa-bisanya menyamakan Noah sama bunga?” “Biar gampang dijelasin aja, Kak Yura,” jawab Aishwa enteng. “Lagipula, Ais ini ibarat matahari untuk Noah. Kalau Ais nggak ada, dia pasti kedinginan.” Michael mendengus sambil melipat tangan di dada. “Kalau aku sih yakin Noah baik-baik aja meski tanpa kamu, Ais.”
9.66.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223.1K kali sebagai nose is part of our artinya
Tampilkan Ulasan (253)
Baca
+Pustaka
Agus Irawan
Hai kak mampir ke karyaku juga. judul" Dari Tunangan Pura-pura, jadi Istri Kesayangan Sang Tuan. pena" Agus Irawan Sinopsis " Hana rela menjadi tunangan palsu seorang pengusaha muda demi menyelamatkan nyawa ibunya. Hanya saja, Abian, pria dingin yang masih terpaku pada cinta lamanya.
Hasti Eka Puryanti
dari sekian banyak judul yg sama, semua bagus akan tetapi jenis cerita ini yang paling saya sukai dan tip banget buat saya, dr mulai alur ceritanya, karakter tokohnya, dan semuanya deh menarik, bikin penasaran jadii, thir jangan lama lama up nya yaa setiap hari 1-2 bab boleh Thor hehe.. terimakasih
Baca Semua Ulasan
Obsesi Dosen Tampan

Obsesi Dosen Tampan

Aroma parfum musk dan citrus—bercampur sabun menguar ke indera penciumannya. Sebelum kesadarannya benar-benar pulih, sepasang bibir hangat sudah menempel di sudut bibirnya, kasar, menuntut, penuh lapar yang tertahan terlalu lama. “Noah …?” suara Zelda serak, masih setengah tidur. “Hmm .…”
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Babak Belur Pernikahanku

Babak Belur Pernikahanku

Nesya menyandarkan tubuhnya. "Hidung." Ayra menoleh dan meralat ucapan sahabatnya. "Ah, aku males banget liat wajahnya." Nesya memanyunkan bibirnya. "Ooh. Jadi kamu lebih suka liat bagian itu daripada wajah?" Ayra menatap Nesya dengan ekspresi kaget yang dibuat-buat. "Najis. Amit-amit." Nesya mengetuk-ngetuk dahinya dengan ekspresi jijik.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai nose is part of our artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status