Mengikuti Kata Hati
Berbaring tak bergerak di tempat tidur, dia mengerahkan seluruh tenaga untuk mengungkapkan perasaannya.
“Karena aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri. Ini bukan soal membalas budi, ini hanya tentang mencintaimu, mencintai segala hal tentangmu. Tanpamu, aku merasa seperti mati ....”
Mendekati tempat tidurnya, aku menatap matanya yang jernih, hatiku melunak.
Namun aku berpura-pura marah, dan berkata, “Aku juga. Kalau kau terluka atau dalam bahaya lagi, aku nggak akan bersedih untukmu. Aku akan mencari kekasih baru ...."