Terjebak Asmara Tuan Argen
Lidah yang bergesek, tangan yang meremas, desahan yang memenuhi udara.
Malam ini pun, lantai di atas kamar pengantin baru milik Ale dan Miria, ikut bergelora. Kamar siapa lagi, tentu kamar Argen dan Ana. Bukan pengantin baru, tapi seperti percikan bedak pengantin terbawa di tas Ana. Mereka berdua berdesakan di atas tempat tidur jauh lebih membara.
"Ahhhh, Kakak!"
Tetesan keringat yang merembes diselimut, tidak mereka hiraukan. Hanya desahan nafas keduanya yang terdengar seiring malam yang terus merangkak naik.
ตอนยอดนิยม