Hati Yang Terpilih
“Ibu maunya apa sih?”
“Maksud kamu?”
“Maaf ya, Ibu Ewi yang terhormat. Ibu yang meminta cerai dari Pak Kafka. Ibu yang meninggalkan Pak Kafka sampai jatuh terpuruk. Sekarang, di saat Pak Kafka sudah menemukan wanita yang menyayanginya, bisa membantunya bangkit dan akan memulai hidup baru, Ibu malah muncul. Jangan coba-coba ganggu Pak Kafka dan Bu Nazwa ya, Bu!”