The Hottest Desire (Bahasa Indonesia)
Namun, begitu Makaila dan Bara menghilang dari pandangannya, Edelia menyurutkan senyumnya lalu menggigit bibir bawahnya karena merasakan firasat buruk.
“Sayang, tolong hati-hati dan kembali dengan selamat,” ucap Edelia.
Setelah mengatakan hal tersebut, Edelia segera kembali masuk ke dalam apartemen dan dengan langkah cepat ia masuk ke dalam kamar. Dengan kedua tangan yang bergetar, Edelia pun berjinjit dan meraih sebuah kotak berdebu yang ia simpan di atas lemari. Edelia membersihkan debunya, lalu membuka kotak tersebut. Di dalam sana, ada sebuah dompet, ponsel lama, serta sebuah buku kecil yang terlihat sudah sangat usang dari tampilan sampulnya yang sudah kecokelatan.