Ceo Menikahi Gadis Desa
mata Husna berkaca-kaca
" Sayang, mungkin ini terlambat!harusnya dari awal Kamu sudah mendapatkan ini semua. Maaf untuk awal perkenalan yang buruk, maaf sudah berkali-kali menyakiti perasaan Kamu, Husna Humaira beri Aku kesempatan kedua dengan secara resmi untuk menghabiskan sisa hidupku bersama Kamu, apa...Kamu bersedia?"
" Kamu sedang malamar Saya Mas?"
" secara resmi Sayang, apa Kamu mau?"
" Iya Mas, Aku mau..."
Denta berdiri memasangkan cincin di jari manis Husna, setelah itu memeluk Istrinya dengan erat.
" Terimakasih untuk kesabaran Kamu Sayang!Mmm, Aku ada hadiah lagi untuk Kamu"
" Hadiah lagi?"
" Mmm, ( sembari menunjuk kotak yang ada diatas ranjang)"