Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maduku Sayang

Maduku Sayang

Vidia menoleh dengan wajah angkuhnya. Aku menarik sudut bibir, kemudian berucap lembut, "Kamu harus baik-baik di sini, Maduku Sayang." Perempuan berambut pirang itu tersulut emosi. Namun, aku harus segera pergi karena Yuni harus di makamkan lepas asar nanti. Genta yang sudah aku hubungi tadi merasa terkejut karena tidak menyangka maduku akan senekat ini.
9.927.0K viewsCompletedAdded to Library 890 Times as novel mada
Read
+Library
Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Madu Muda : Ketika Cintaku Direnggut Paksa

Mereka makhluk visual itu, sangat mudah dialihkan dengan sedikit kecantikan wajah dan kemolekan tubuh. "Tidak adakah lelaki di dunia ini yang benar benar setia?" aduku pada Allah. Tanganku kuat mencengkeram sajadah. Gadis bernama Maura itu adalah anak Pak Yuandi, pengusaha beras yang kemudian mati kecelakaan. Dia tumbuh dibesarkan oleh neneknya yang tua, harta miliknya dikuasai pamannya membuat gadis bermata indah itu hidup dalam kekurangan, yang kutahu kemudian, dia dikirim ke pesantren sejak sang Nenek mangkat ke hadapan Sang Pencipta.
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 532 Times as novel mada
Read
+Library
Aku Madu

Aku Madu

tanya pria yang bernama Gio tersebut. Farah memandang Gio dan memijat pelipis keningnya. “Kamu tidak usah basa-basi dengan bertanya kabar Aku. Kamu pasti tahu seperti apa kabar Aku saat ini,” ucapnya. Gio tertawa dan duduk di depannya. "Ini yang kamu minta,” ucap Gio yang menyerahkan map coklat di depan farah. Farah membuka map tersebut. Farah membaca biodata Clarissa. Farah mengangkat sudut bibirnya sebelah kanan saat membaca biodata wanita yang akan menjadi calon madunya.
1027.7K viewsCompletedAdded to Library 913 Times as novel mada
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 22 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Selama beberapa bulan ini ia kerap memperhatikan ilmu tentang menulis sebuah cerita dan novel di beberapa grup menulis. Hanya tinggal memantapkan mental untuk membuat dan mengunggah di grup menulis. Setidaknya itu bisa membuat hati tahan banting untuk sebuah kritik dan saran.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as novel mada
Read
+Library
RACUN UNTUK MADUKU

RACUN UNTUK MADUKU

Mempertontonkan deretan gigi berbaris dengan warna bibir merah menyala. "Silahkan Masuk!" Maura tercenung. Dia tidak percaya aku menyambut kehadirannya dengan hangat. Tidak seperti wanita lain yang pasti akan berteriak jika sang madu datang membawa racun. "Aku mau langsung ke kamar aku, Mbak," pinta wanita itu. Membuatku muak. Apakah seorang madu akan seperti itu sikapnya? Tidak sopan!
18.8K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as novel mada
Read
+Library
My Dangerous Mafia

My Dangerous Mafia

Ia segera meletakkan Adrian diatas ranjang dan berjalan mengambil buku diary milik Allcy. Mad membuka setiap lembar kertas buku diary ini. Ia memaklumi tulisan Allcy yang masih tidak rapi namun masih dapat ia baca. Mad membaca setiap tulisan tangan Allcy. Ia mengerutkan dahinya. Setiap lembar kertas ia baca dengan cermat, sambil melirik kearah Allcy yang tengah menatap dirinya juga. "Kau cenayang?" tanya Mad dengan nada pelan.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as novel mada
Read
+Library
Karyawan Magang Jadi Jutawan

Karyawan Magang Jadi Jutawan

jelas Zaen hanya mendapat jawaban hembusan napas dari Tuan Mada. Jawaban Tuan Mada membuar kerongkan Zaen kering dan terasa gatal. Sedangkan Bryan dibanjiri keringat panas dingin. “Bryan, siapa putra yang dimaksud Tuan Mada itu? Kenapa kamu baru muncul sekarang, ke mana saja kamu?” tanya Madam tiada hentinya. Ia menuduh Tuan Mada punya istri lagi diberbagai negara.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as novel mada
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

tanya Papa sambil melipat korannya. "Baik, Pah. Project baru dengan klien dari Singapore. Lumayan menantang." "Bagus. Sibuk itu bagus. Bikin pikiran gak kemana-mana." Mama Jessica duduk, menatap Radit dengan tatapan yang penuh perhatian. "Radit sayang, Mama mau tanya sesuatu. Tapi kalau kamu gak mau jawab, gak papa." "Apa, Mah?"
9.8117.4K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as novel mada
Read
+Library
Mas Duda Nyebelin

Mas Duda Nyebelin

Mendapati wajah Heera yang secerah matahari pagi membuat Gibran menebak kalau ia akan mendengar berita baik dari gadis manis itu. Sebelum menjawab pertanyaan dari Gibran yang sedang makan bakso, Heera mendudukan diri lebih dulu di ruang kosong antara Adelio dan Vino, sementara di sebrangnya ada Arta dan Gibran yang menunggu jawaban. Adelio dan Vino yang semula sibuk dengan game di ponselnya langsung meletakan ponselnya ke atas meja dan menghadap ke Heera sepenuhnya. "Kayaknya kabar baik, nih!" tebak Adelio yang berpikir sama dengan Gibran.
9.8325.5K viewsCompletedAdded to Library 8.5K Times as novel mada
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

“Kalau gitu, kita harus menikmatinya.” “Iya.” ** Jam dinding menunjukkan pukul 12 malam dan aku baru saja selesai mandi. Lalu, setelahnya aku akan menulis buku diary dan tidur. Hah … melelahkan. Apa besok aku masih bisa melangkah? Kring! Kring! Siapa yang menelepon? Bukankah ini terlalu malam? Tapi, kenapa harus di telepon rumah? Hufft …
3.9K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as novel mada
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status