Cinta Pertama Pak Mayor
Ia meletakkannya pelan di sisi tempat tidur.
“Aku bawa semua barangmu dari apartemen, Gia. Aku tidak mau kau merasa sendirian di tempat asing lagi,” ujarnya lembut.
Gianina terdiam, lalu bangkit perlahan. Tangannya meraih ritsleting tas yang agak usang itu. Setelah dibuka, terlihat beberapa album foto, sebagian sudah mulai lusuh, tepiannya menguning.
Dengan ragu, ia mengambil sebuah foto pertama. Foto dirinya yang masih muda, dengan perut buncit, wajah pucat, tapi senyum paksa tetap ia tunjukkan.
Bab Populer