Istri Bayangan Sang Miliarder
Ia menatap dokumen penyerahan hak cipta yang sudah ditandatangani, Aruna berbisik lirih seperti menyapa kekosongan,
“Selamat tinggal, Seruni ... dan terima kasih karena pernah membuatku percaya pada cinta.”
Lima bulan kemudian ... di depan etalase toko buku, Seruni terpaku—matanya membesar membaca satu nama yang tertera di spanduk besar di atas rak utama: "Buku Best Seller Minggu Ini – Novel Karya Seruni Kusuma.” Saat hendak melangkah. Matanya terbelalak, pandangannya tertumbuk pada pantulan kaca. Sosok Aruna berdiri tepat di belakangnya. Berkali-kali ia mengerjapkan mata, memastikan penglihatannya tak salah kali ini. Tubuh Aruna masih tegap berdiri di sana. Sebagai manusia asli, bukan sekad
Hot Chapters