Babu Jadi Menantu
wanita itu mendekat, menghampiri Parmi dan Anton, sedangkan sang pria disana sedang menatap Parmi, dengan tatapan sulit diartikan.
"Kapan balik kamu?"
"Tadi pas sahur."
"Ini siapa?"
"Saya, Anton. Calon suami, Parmi." Anton menjulurkan tangannya pada Siti, sepupu Parmi. Hendak berjabat tangan.
"Wah, hebat kamu." puji Siti sambil tersenyum. Sedangkan Parmi terlihat sangat malas menanggapinya.
"Pasti dong, calonku S2, SMA sama sarjana," sahut Parmi, dengan maksud pamer.
Hot Chapters