Pijatan Nikmat Sang CEO
Ia hampir tidak punya waktu untuk istirahat makan siang, hanya sempat menyantap sandwich cepat di ruangannya sambil memeriksa berkas-berkas pasien.
Sementara itu, di apartemen, Nathaniel sedang berjuang dengan writer's block. Setelah menulis dua halaman pagi tadi, ide-idenya seolah menguap. Ia mondar-mandir di ruang kerjanya kecilnya, kadang berhenti untuk memandang ke luar jendela, berharap inspirasi datang. Novelnya yang kedua ini bercerita tentang seorang pria yang menemukan surat-surat cinta lama milik kakeknya, yang menuntunnya pada sebuah rahasia keluarga yang telah lama terkubur. Plot utamanya sudah jelas, tapi ia kesulitan mengembangkan karakter pendukung dan subplot.
Teleponnya berd