Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyesalan di akhir

Penyesalan di akhir

Sesampai Febri di kosan nya Febri berbaring di kasur dan dia melamun sambil tersenyum sendiri. " malam itu memang malam yang sangat sunyi untuk ku rasa sedih dan duka ku bercampur aduk hanya dengan mengingat masa lalu yang tidak akan pernah ada ujung nya untuk di kenang, tetapi malam itu serasa sangat berseri sekali ketika melihat mu dan kamu mulai memeluk ku sambil menenangkan ku, terima kasih telah ada dan hadir dalam hidupku saat ini, terima kasih untuk satu malam yang sunyi itu dan akan selalu ku kenang setiap saat ". Bersambung
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as now come and regret
Read
+Library
Tawanan Pewaris Psikopat

Tawanan Pewaris Psikopat

“Aku menjadi berandal jenius yang memanfaatkan otak untuk mengacau dan membuat orang-orang yang tidak aku sukaa tersingkir. Mereka tidak bersalah, hanya saja hidup manis yang mereka dapatkan membuatku iri dan ingin mereka merasakan derita sepertiku,” Meta menoleh. Tatapan sendu penuh rasa bersalah tergambar dengan jelas di wajah Regano. Ada banyak kenangan yang ingin dihapus dan tidak tinggal dalam memori. Namun, kenyatannya kenangan itu akan terus menghantui.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as now come and regret
Read
+Library
Revenge

Revenge

Bahkan, untuk sekedar menelepon seseorang pun, dia tidak bisa. Karena ponselnya, entah kemana. "Aaargggg ...." Gendis berteriak melampiaskan kekesalan dan ketakutan akan apa yang bakal terjadi setelah hari ini. Karena dia yakin, penderitaannya belum berakhir. *****
108.7K viewsCompletedAdded to Library 323 Times as now come and regret
Read
+Library
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tersenyum pada Bunda. "Sayang! Kamu akhirnya kesini juga. Bunda kangen." "Sama. Nay juga kangen sama Bunda." "Kamu lagi gak ada masalah, kan? Harusnya—" "Justru itu masalahnya, kami kesini Ratu." Nara keluar dari mobil. Dia menjawab pertanyaan Bunda. "Masalah apa?" *** Jangan lupa like dan komen, yaa
1017.8K viewsOngoingAdded to Library 391 Times as now come and regret
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Indira mengatakan dengan tenang “Sekarang sebenarnya apa yang kalian inginkan dari pertemuan ini?” “Kamu jadi pengecut sampai-sampai dia yang berbicara?” Vian mengatakan dengan senyum mengejeknya. “Pengecut? Kata yang harusnya diberikan ke kamu! Pengecut melakukan pemerkosaan pada wanita yang tidak tahu apa-apa dan lari dari tanggung jawab sampai akhirnya meninggal dunia. Sebenarnya apa yang kalian inginkan dulu dan sekarang? Setidaknya aku menghormati Melda, wanita yang pernah menjadi bagian dari masa lalu.” Fajar mengatakan dengan nada datarnya, mengalihkan pandangan kearah Indira “Kayaknya keinginan kita untuk melupakan masa lalu dengan maaf, tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan d
106.1K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as now come and regret
Read
+Library
Remorse

Remorse

Tak bisa berkata apapun, sosoknya begitu berbeda dari biasanya. “Ya ampun aku lupa kalo hari ini tuh pelajaran olahraga, mana gak bawa seragam pula, aduh gimana nih?” gumam Nadya pelan sembari memijit pelipisnya dengan perasaan frustasi. “Padahal baru dikasih tau kemarin, ko udah lupa aja sih,” rutuknya lagi untuk yang kesekian kalinya.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as now come and regret
Read
+Library
Forgotten You

Forgotten You

“Yuk cepet bentar lagi malem!” Ia kembali meraih tubuh sang kekasih membuatnya masuk ke dalam sana namun tiba-tiba sang petinggi memotongnya. “Ahahaha bukan itu, Ger! Keluarin cincinnya lo berlutut gimana sih!” teriaknya yang sontak membuat Geri semakin salah tingkah. “Ahhh, iya iya sorry gue nervous!”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as now come and regret
Read
+Library
Penyesalan Suamiku

Penyesalan Suamiku

hela napas Raymond. Clarissa menatap Raymond, "A-apa ada sesuatu?" tanya Clarissa canggung. Raymond menggeleng, "Tidak," jawabnya singkat. Raymond teringat akan sesuatu pada masa lalu. Ia mengepalkan jemarinya dengan begitu erat. "Sial! kenapa aku masih terus mengingat kejadian itu. Memalukan," batinnya kesal. ***
5.5K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as now come and regret
Read
+Library
Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Wanita Pilihan Duda Tampan Sedingin Kulkas

Dan dia, dengan menghindari Resita pasti menambah daftar panjang penyesalan di hati gadis itu. "Ah, kamu bodoh, Re ... kamu bodoh ..." Reggy mengutuki dirinya sendiri. Malam itu Reggy sama sekali tidak bisa tidur. Dia memikirkan Resita. Memikirkan hancur hatinya dengan segala yang Resita telah alami. *****
104.0K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as now come and regret
Read
+Library
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Lain kali kalau di panggil nyaut, jangan menung saja.” Ini beneran apa tidak ya? Kok rasanya antara nyata dan juga tidak? Cara satu-satunya yaitu memukul wajah sendiri. Tapi kalau sendiri pasti tidak akan terasa.—batin Taro. Dia berbalik duduk melihat Celo di belakang. “Celo, coba pukul muka saya.” “Otak kamu agak kurang ya. Sampai harus di pukul dulu sampai masuk pelajaran.”
105.7K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as now come and regret
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status