Mendengar 'So Sally Can Wait' dari Oasis selalu bikin aku merinding. Ada sesuatu yang sangat universal tapi personal di lirik itu. Noel Gallagher bilang ini tentang seseorang yang terus menunggu sesuatu yang mungkin nggak pernah datang, tapi aku rasa itu lebih dalam. Aku ngelihatnya sebagai metafora untuk generasi kami yang sering stuck antara harapan dan kenyataan.
Sally bisa jadi siapa aja—teman yang nunggu pacar balik, orang tua nunggu anak sukses, atau bahkan diri sendiri yang nunggu 'moment' besar. Yang menarik, lagu ini muncul di album '(What\'s the Story) Morning Glory?' yang penuh dengan lagu tentang ambisi dan kekecewaan. Rhythm gitar yang repetitif kayak menggambarkan perjalanan Sally yang cyclical, nunggu tanpa ujung.
Ada satu line yang jarang dibahas: 'She\'s standing on the station, in her wedding dress'. Ini bikin aku ngebayangin Sally sebagai figur tragis, mungkin nunggu seseorang yang pergi atau janji yang nggak ditepati. Tapi keindahannya, Oasis nggak pernah ngasih jawaban pasti—kita boleh interpretasi sendiri.