Obsesi Gila Suamiku
Begitu sampai, dia langsung memarkirkan kendaraannya, Halim berjalan ke arah meja bar.
Seorang bartender datang menghampirinya dari balik meja. “Mau minum apa, Pak?”
“Kasih saya racikan yang paling keras,” sahut Halim, suaranya datar tanpa ekspresi.
Si bartender yang sudah biasa menghadapi pelanggan stres langsung cekatan meracik minuman, lalu menyodorkan gelas pertama. Halim mengambil minuman itu sampai tandas dalam sekali teguk.