Setelah Berhenti Kerja, Direktur Tak Bisa Hidup Tanpaku
Nadia menengadah, terlihat celana lurus, lalu wajah pria yang sangat tampan.
Pria itu mengernyit. Kedua matanya memancarkan hawa dingin, tetapi juga sangat memikat hati.
Melihat pria itu, ada rasa aman yang tidak bisa dijelaskan oleh Nadia.
Dia buru-buru menggenggam celana pria itu sambil memohon, "Tuan, kumohon tolong aku! Mereka memberiku obat perangsang!"
Pria itu hanya melirik Nadia sejenak, alisnya sedikit berkerut dan terlihat sedikit rasa tidak senang di wajahnya.