BENALU
jawab Angga seraya memaksakan senyumnya, memandang dokter itu.
“Banyak-banyak istirahat dulu, ya, Pak! Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengingat dulu. Nanti akan menjadi tambah pusing,” saran dokter itu. Angga mengangguk. Begitu juga dengan Pak Faris dan Martina.
“Ini obatnya, untuk menguragi rasa pusingnya,” ucap dokter itu lagi seraya memberikan obatnya. Martina yang menerima.