Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menahanmu Bersamaku, Nona

Menahanmu Bersamaku, Nona

"Sayang, siapa yang paling cantik antara aku dan Luciellea?" "Kenapa masih bertanya? Di dalam hatiku kau jauh lebih cantik dari Luciellea. Wanita idiot itu tidak bisa dibandingkan denganmu. Dia bukan apa-apa." Kennand menyebut Luciellea 'wanita idiot' dengan sangat jelas. Cassandra merasa bahagia setiap kali ia mendengar Kennand mengatakan bahwa ia lebih baik dari Luciellea, itu sangat enak didengar.
9.958.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai oh nana oh nana
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Nanoy
akhirnya selesai. mikir lg, besok2 baca cerita apa lg. Yg ini sdh tamat. Rasanya blm bs move on, maunya berlanjut trs ^^. Cuss kk yg blm baca silakn baca novel ini. Ceritanya bagus sdh gitu gk berbelit2, & pnjng babnya jg standar, 47 plus extra part. Mmg cari cerita yg pendeknya gini yg ttp keren.
Maulya argiya diyanti
good story alur tertata walaupun singkat dan padat.walaupun alur konflik tidak trllu d jlskan namun scra keseluruhan puas dlm mmbca ny.author shrus ny sprti ini dlm menntukan part tdk neko² pnjang lebar sampai bribu² part(numn tdk ada yng jls alur ny)jg tdk menyiksa readers dlm hal mmblu koin.
Baca Semua Ulasan
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Siska menggigit bibir, lalu menulis: > “Udah makan, Bar?” > Bara: “Udah. Tapi kayaknya kurang sesuatu.” > Siska: “Apa?” > Bara: “Suara kamu.” Siska memejamkan mata, jantungnya berdetak cepat. Lalu ia balas: > “Kamu tuh ya…” Titik tiga di layar bergerak—Bara sedang mengetik. > “Aku tau. Tapi aku nggak bisa pura-pura nggak kangen.”
782 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Perjalanan Balas Dendam Termanis

Perjalanan Balas Dendam Termanis

Minah melangkah pergi dari hadapan Mariana dan Nana dengan tubuh agak membungkuk. "Sana, sana! HUS!" ucap Nana dengan tangan mengusir. Seperti mengusir hewan. "Kita belum mendapatkan informasi apapun. Tapi, kita harus mendapatkannya," gumam Nana. Mariana yang masih belum memikirkan cara ia mendapatkan informasi membuatnya semakin bingung. "Mama bingung! Sekarang Mama tidak mau memikirkan itu lagi! Daripada kita memikirkan yang tidak pasti, lebih baik sekarang kamu fokus mendapatkan apa yang kita mau."
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Dikejar Cinta si Kembar

Dikejar Cinta si Kembar

Nana dengan nada dinginnya. "Loh Na? Nana? Nana?!" Mommy Yoona setengah berteriak. Yoona langsung duduk seraya memegangi keningnya yang pusing karena tingkah Nana. Taeyong melihat hal itu dan menjadi tidak tega, merasa sedih. Kemudian Taeyong langsung berdiri mengejar Nana. "Na, Nana! Kim Nana! Berhenti, dengarkan aku dulu!" Taeyong akhirnya berhasil meraih tangan Nana.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

@Nana [Lah Mami ngapain ndengerin omongan lambe turah begitu] @Kanjeng Mami [Nggak sengaja denger] @Nana [Cuekin saja Mi] @Kanjeng Mami [Ya Ndak bisa] [Lama-lama panas juga kuping mami ini Na] @Nana [Terus Mami maunya gimana] @Kanjeng Mami [Kamu pulang Na] [Temuin dulu anaknya teman Phakde-mu] [Mami janji nggak maksa kamu kok Na] [Kenalan saja dulu] @Nana [Ya sudah] [Besok Nana pulang] @Kanjeng Mami [Iyo] Nana melemparkan smartphone-nya dan bergegas turun dari tempat tidurnya. Menyisir rambutnya, menyambar handuk dan berlari ke kamar mandi.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Kina tertawa setelah itu. "It's ok, Mommy. Nana juga senang. Dia kan jahat pada Mommy," jawab Zana, menggerakkan tangan untuk mengikuti sang mommy yang menari-nari. "Kita sedang apa, Mommy?" tanya Zana kemudian dengan nada polos. "Senam." Kina menjawab cepat, "jenazah si Nata the Coco sudah tiba malam ini. Mommy sepertinya akan ke sana dengan Daddy."
1087.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai oh nana oh nana
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. Mohon maaf untuk bab 15, dan tolong jangan dibaca dulu. Bab tersebut bukan bab dari cerita ini, CaCi salah up. Sekarang sedang proses revisi, tetapi karena besok hari Minggu dan editor libur mungkin hari Senin baru revisinya direview oleh editor. Mhn Maaf sekali lagi, MyRe. 人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

Dikhianati Suami Payah, Dicintai Pria Berkuasa

ujarnya dengan nada serius. Nana menggelengkan kepala, berusaha menyangkal. "Tidak ada apa-apa, Cata. Sungguh. Aku bahagia di sini," jawabnya dengan nada lirih, air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. Di balik pintu, Dikta dan kedua orang tuanya menguping percakapan Nana dan Catalina. Dikta menyeringai puas, merasa bangga dengan kebodohan Nana yang berhasil ia manipulasi.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif

Liana ingin menanggapinya, tetapi semua emosinya melonjak dalam sekejap. "Ibu, ibu ..." Nana terus berteriak di ujung sana, dan suara anak-anak yang belum dewasa itu menyusun musik yang paling indah di dunia. Dia tidak tahu lelah, dia terus berteriak. Sepertinya kalau dia tidak mendapat respons dari ibunya, dia akan terus berteriak. Yohan menepuk pundaknya, mengambil telepon dari tangannya, dan berkata, "Halo, Nana ini ayah."
9.6662.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.6K kali sebagai oh nana oh nana
Tampilkan Ulasan (167)
Baca
+Pustaka
Junn_Badranaya
"Ya, itu sudah pasti. Pantang bagi Ronald Albert untuk lari dari kenyataan," katanya penuh percaya diri. "Tapi kita belum tahu siapa orang itu, Tuan. Bagaimana kalau dia mempunyai niat yang buruk terhadap Anda?" James terlihat khawatir. Dia takut sesuatu tak diinginkan menimpa majikannya. "Apakah
Rince MR
dengan membeli koin adalah salah satu kita menghargai dan hasil karya seseorang,tetapi ngg juga untuk dijadikan bisnis seperti ini dgn cerita yg dipanjang2kan bertele2,satu halaman sj harus Nebus 14 koin padahal sbnrnya karya novel ini walaupun detil masih bs TDK semahal ini tolong jgn kemaruk
Baca Semua Ulasan
Ampun, Jo, Ini Kegedean!

Ampun, Jo, Ini Kegedean!

“Ooohh, Jooo, terusinn. Cepetinnn!“ seru Nana dalam rengekan binalnya. Hingga kemudian— “Keluarr, Jooo. Ohhhh, pipisnyaa keluarrrr! Uhhhh ahhh…” Tubuh Nana menegang kaku dengan pinggul yang menghentak-hentak saat badai klimaks pertamanya malam itu tiba. Jari Teja seperti disedot paksa dan dijepit kuat oleh dinding-dinding di dalam milik Nana. SERRR!
1061.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai oh nana oh nana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status