Seleksi Calon Mantu
Pakai suara ekstra berisik pula, Dea terpaksa menyenggol keras pinggangnya hingga ia meringis kesakitan.
Mau bagaimana lagi? Kagetnya Nana macam lagi pengumuman soalnya.
"Aduh, Dea. Kalau nyenggol itu kira-kira dikit napa, ah!" omel Nana, kali ini dengan suara yang amat pelan.
"Ya, maaf. Habisnya suara kamu itu kayak toa masjid aja, Na."
"Ya, udah aku juga minta maaf, soalnya kaget." Nana mendekat, lalu membisik, "Jadi, semalam beneran apa yang aku bilang itu?"
Bab Populer