Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Aku, Om!

Cintai Aku, Om!

Kata Pak Romi tugasnya asal-asalan, padahal itu tugas yang dikerjakan dengan sepenuh hati jiwa. 'Iya, sekarang gue kekampus.' balas Raya seraya membereskan alat make up supaya kembali rapi. Ah, Raya inget Ia belum kirim pesan ke Om Dirga. Raya segera mengambil kembali ponselnya. Mengetik pesan lalu mengirim ke nomor Dirga. 'Halo, Om. Maaf baru Chat lagi, udah berangkat pasti ya. Aku juga mau kekampus ada tugas, dari Dosen killer lagi. Semangat ya Om, kerjanya.'
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Sangkar Emas Pernikahan

Sangkar Emas Pernikahan

Dia menatap Kayla dengan mata berbinar penuh ucapan terima kasih. "Terima kasih, Bu. Aah, kalau tidak ada ibu entah bagaimana nasib oma saya." "Oma?" tanya Kayla heran. "Ya, dia oma saya. Ah panjang ceritanya. Begini saja, besok Oma ulang tahun. Saya mengundang ibu …." "Kayla, nama saya Kayla."
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Om Johan langsung berjanji memberikan dana untuk Raya. “Terima kasih, Om baik banget sih, jadi suka..” sahut Raya dengan nada manja. “Tapi PAP dulu ya, Om ingin tahu yang kenyal-kenyal milik Raya.” “Ha ha ha boleh, tapi Om juga, aku kan juga penasaran,” goda Raya. Setelah itu dia berlari masuk ke kamar mengambil foto yang di inginkan Om Johan lalu mengirimkannya.
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Lamaran dari Oma

Lamaran dari Oma

ucapku membalas Oma dengan senyum lebar. "Oma apa kabar?, sudah lama ya gak main kerumah Ingga,"tanyaku. " Sehat sayang, iya Oma baru pulang dari luar kota terus inget kamu jadinya Oma mampir deh kesini,"Oma tersenyum ramah. Dari dalam rumah terdengar suara Mama," Siapa Ngga?"belum sempat aku menjawab Mama sudah muncul di ruang tamu
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Ada menu baru yang sepertinya menarik untuk dicicipi. “Kok, aku nggak diajak?” protes Kayla saat Mei mengirim foto sedang di kafe dan menceritakan rencana survei hari ini. “Kamu lagi nganter Ibu, Kay.” “Ini barusan aku taruh Ibu di rumah. Pantesan nggak ada orang. Ternyata ada yang jalan-jalan.” “Ish, main taruh. Ibu bukan barang, lho, Kay.” Mei tersenyum geli.
1044.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Suamiku Mualaf Kaya Raya

Suamiku Mualaf Kaya Raya

Lanjutnya sambil berpura-pura mengigit bibirnya. "Lho, saya memang orang kaya, bu. Tapi kok tahu ya? Perasaan saya nggak pernah kasih pengumuman tuh?" Balas Rahma santai. "Ya tahu dong, Mak Suryani yang bilang pada kita," sahut Mira. "Bener, katanya Mak Suryani, Mbak Rahma itu majikannya di kota, Kaya Raya, rumahnya gedong. Di mana-mana yang namanya majikan ya pasti kaya dong iyakan?"
8.2176.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

“Ganteng banget siapanya Lala itu?” “Omnya kali ya? Tadi katanya Om tau,” “Bukan deh, dari mana Lala dapat keluarga kaya, orang dia anak yatim piatu kok,” “Aneh banget,” Lala merasa dunianya runtuh seketika. Di tengah lapangan sekolah, ratusan pasang mata menatapnya dengan berbagai ekspresi iri, bingung, dan kasihan. Alistair, yaitu si Om Tua yang kemarin dia ejek, kini berdiri di depannya dengan aura penguasa yang sangat mencekam.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

"Noah di pelukan Mama." Kemudian Elena menunjuk yang lain. "Oma dan Opa di belakang." Margaret dan Thomas tersenyum. "Kakek Bali dan Nenek Bali di sebelah sana." Lina dan Rudi mengangguk. "Tante Ayu dan Om Paul di sini." Paul langsung protes. "Kenapa aku Om Paul?" "Karena aku harus mengajari Noah dan Nora memanggil seperti itu." Semua tertawa.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Istri Bayangan Si Om Galak

Istri Bayangan Si Om Galak

Sambi terus menahan tawa, Anggia membekap mulutnya yang masih ingin terus ngakak. "Ya biarin. Lah, orang bener dia, 'kan emang udah om-om. Mana galak banget lagi. Jadi, ya aku panggil dia Om galak aja," jawab Raysa ketus. "Ok-ok, terserah Mbak aja deh, mo panggil dia apa. Tapi yang jelas jika Bunda dan Pak Tama sampai mendengarnya pasti mereka juga akan tertawa ngakak sama sepertiku, Mbak."
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai om om kaya raya
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
KSIndra
sudah da kemajuan alurnya. Tpi saat dokter menerangkan di situ ada dua korban. seharusnya dokter menjelaskan korban siapa dulu yg mau di bahas. n baru kedua korban selanjutnya. soalnya di situ ada dialog ibunya langsung bisa menebak korban yg sedang dibahas dokter pdahal belum disebut namanya.
YOSSYTA S
Hay2... Assalamu'alaikum semua. Selamat datang di novel ke2 ki ini. Semoga kalian suka dan betah berada di sini. Jangan lupa mohon dukungannya ya, masukan buku ini ke rak buku kalian, kasih komen dan votenya juga boleh. Terimakasih.
Baca Semua Ulasan
RASA CINTA UNTUK OMKU

RASA CINTA UNTUK OMKU

"Om itu apa-apa sih?" "Apanya yang apa?" "Gak boleh gitu kalau di depan nyonya, Om." "Mama maksud kamu?" Puspita mengangguk, siapa lagi yang akan ia sebut nyonya selain ibunya juga ibu pria di depannya ini. "Kenapa emangnya? Mama baik kok." "Masalahnya kalau Tuan besar tau, aku takut Om." "Papa ya? Ya dia memang agak menyeramkan."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai om om kaya raya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status