Pelangkah Tanpa Syarat
Semua kenang-kenangan dari dia, bahkan buku pr-nya, yang aku pinjam dan belum sempat aku kembalikan setelah dia tiada, pun masih ada.
Aku menunjukkan foto diriku dan Ismawati saat masih mengenakan seragam sekolah SMA. Reaksi Ismaya pun di luar dugaan, dia menangis melihat foto itu, dirinya dan Ismawati bagaikan pinang di belah dua. Padahal mereka lahir dari wanita yang berbeda.
Pantas saja saat kejadian kemarin di pesta, aku melihat Bu Nuria sebentar-sebentar melirik ke arah Ismaya. Saat itu dia duduk tidak jauh dari tempat kami berada.
الفصول الرائجة