Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemalu di Luar, Liar di Dalam

Pemalu di Luar, Liar di Dalam

“Tapi dari judulnya kayak novel psikologi. Emangnya kenapa, tokohnya nggak normal?” Cahaya senja kekuningan jatuh di atas lantai, sinarnya mengenai rak-rak buku. Sekar membuka novel di tangannya—membagi perhatian antara halaman-halaman buku yang dibuka random dan Liam. “Ceritanya tentang hubungan yang kataku sih toxic. Aku agak frustasi waktu awal baca, sebelum ke sini, pernah baca versi digitalnya ….”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Bab 3. Berlatih Malam gelap memperlihatkan sinar cahaya di salah satu ruangan, sosok peri kecil mencoba kultivasi Nirvana, perlahan Matahari pagi menyinari dunia, peri kecil membuka matanya, dalam waktu singkat ia berhasil menguasai kultivasi Nirvana, An Lan membuka matanya melihat ke arah peri kecil. "Peri kecil, sedang apa kamu?"
9.5455.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.4K kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Cahaya pagi menimpa wajah Dion yang kini terlihat lebih tenang, lebih damai seperti seseorang yang sudah berdamai dengan masa lalunya. Ia menulis di buku hariannya pelan: “Terkadang kita butuh kehilangan untuk menemukan arah pulang. Terkadang kita butuh hujan deras agar tahu betapa hangatnya rumah. Kami pernah berada di ujung gelap, tapi kami tidak padam. Karena selalu ada pelita kecil yang kami jaga bersama.” Siang hari, pelanggan berdatangan.
867 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Terperangkap dalam Dunia Elang

Terperangkap dalam Dunia Elang

Bahkan dari tempatnya berdiri, Salira bisa mencium aroma parfum Elang yang khas. Salira memejamkan mata. Dalam sekejap, pikirannya dilempar kembali ke peristiwa seminggu lalu—ke dalam pelukan Elang, ke tawa mereka di malam panas. Saat tubuh mereka menyatu, aroma tubuh Elang menyeruak—hangat, temaram, dan sedikit membius. Dan kini, pria itu mencarinya. Seketika, suara lain menginterupsi keheningan.
811 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Pelangi di Langit Malam

Pelangi di Langit Malam

Namum sekilas Azmi melihat ada raut kepedihan di wajah Joana. “Kau melihat pelangi itu?” kata Joana tiba-tiba seraya menunjuk ke salah satu sisi langit, membuyarkan keheningan mereka. Azmi melihat garis cahaya berwarna lembut ditimpa sinar bulan, melengkung bagaikan kaca pelindung menutupi Kota Paris. “Ya, itu pelangi? Sungguh cantik. Baru kali ini aku melihat pelangi di malam hari”, Azmi terpesona.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Melihat koper di tanganku, jelas dia tertegun sejenak. “Beberes koper untuk apa? Mau ke mana?” tanyanya dengan suara panik yang tak dia sadari. “Liburan dulu. Suasana hatiku buruk, mau tenangin diri dulu,” jawabku sekenanya tanpa menoleh sedikit pun ke arahnya. Dia menarik tanganku, lalu menyelipkan sebuah kantung kertas. “Ini buat kamu.” “Asistenku, si Mita, bilang tas ini koleksi terbaru. Edisi terbatas. Cocok dijadikan tas ibu yang baru melahirkan.”
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Cincin ini adalah hadiah dari Ivan pada tahun pertama setelah dia lulus. Malam itu, setelah momen yang begitu hangat, aku meringkuk dalam pelukannya dengan rasa puas dan bahagia hingga hampir terlelap. Dalam kondisi setengah sadar, aku merasa ada sesuatu yang dingin melingkar di jariku. Lalu, terdengar suara lembut Ivan ….
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Bab Terakhir: Kalimat Terakhir Dunia Langit di atas Pesantren Narasi menjadi hitam pekat, seolah tinta raksasa tertumpah dari langit realitas. Awan-awan bergulung seperti gulungan naskah yang terbakar, mengelupas huruf-hurufnya dan menciptakan retakan dalam ruang dan waktu. Di tengah lapangan pesantren yang retak oleh garis-garis cahaya biru dan ungu, Lena berdiri tegak, memegang selembar halaman terakhir—halaman yang disebut para penjaga naratif sebagai "Kalimat Terakhir Dunia."
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Pelarian

Cinta dalam Pelarian

Rasanya sangat rentan dan seolah mereka bisa terjatuh kapan saja. Namun lama kelamaan, mereka mulai merasa nyaman dan melupakan rasa takut itu. Mereka takjub melihat langit biru cantik yang berhiaskan awan-awan tipis, serta lautan yang terhampar luas di bawah kaki mereka… semuanya nampak begitu indah. Seperti biasa, ini adalah ide cemerlang dari Dimas. “Kamu selalu pandai menemukan tempat-tempat baru yang menarik ya, Dimas,” puji Sarah. “Baru kali ini aku mencoba sky dining seperti ini.”
10958 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Tentu istri yang diharapkan, bukan istri seperti Pelangi. "Lang, kamu enggak tanya sama Pelangi apa ada barang yang mau dirubah atau tidak? Mungkin Pelangi menginginkan suasana yang berbeda dari cat warna salah satunya, mungkin? Ini cat pilihan, kamu?" Rosa membantu mengangkat koper milik Pelangi. Saat ini mereka berada di rumah baru Langit, setelah kedua orang tuanya menjemput. "Tidak perlu Mama, ini sudah cocok dan sangat bagus. Aku menyukai warnanya lagi pula ini–" ucapan Pelangi terhenti saat suara Gustav terdengar.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai orientasi novel laskar pelangi
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Rafli123
Hai, ini adalah buku k'6 aku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, 5 komen pertama akan mendapatkan kejutan. Selain itu, yuu! Kalian pilih dan dukung. Apakah Pelangi bersama dengan Langit? Atau Pelangi bersama dengan Rizky?
MOON
ide ceritanya bagus, tapi kok banyak sekali miss informasi. kalopun ini sekedar fiksi, plis donk jangan bikin hukum islam asal2an seenak jidat. gak usah sok2an nulis background islami kalo kamu emang gak tau
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status