My Game Boyfriend
"Dengar ya, Nak. Apa pun jenis kelaminmu nanti, apa pun bentuk wajahmu, suara tawamu, atau sifatmu—kau adalah kebanggaan terbesar kami. Nama hanyalah panggilan, tapi cinta kami padamu tidak memiliki nama yang cukup untuk melukiskannya."
Siang harinya, cuaca sedikit mendung namun tidak menurunkan hujan. Mereka memutuskan untuk merapikan perlengkapan bayi yang sudah terkumpul di dalam lemari. Melati duduk di kursi empuk, sementara Arthur mengeluarkan satu per satu benda itu: baju-baju berukuran sangat mungil, selimut buatan tangan Melati, sepatu rajut yang diberikan Kyra, hingga mainan kayu sederhana buatan kakek Arthur.