Luapan Gairah Panas Ayahmu
"Batalkan semuanya, Dito. Aku sedang ada urusan keluarga yang sangat penting. Jika ada yang mendesak, kirimkan faks, tapi jangan ganggu aku. Dan, Dito, belikan sesuatu. Sesuatu untuk bayi perempuan. Yang mahal. Batangan emas kecil atau mainan perak. Tidak, jangan. Belikan sesuatu yang lembut. Pilih yang terbaik. Aku akan menjemputnya dalam satu jam."
Ia tiba di toko bayi termahal di Jakarta dan mengambil bungkusan kecil berisi selimut sutra berwarna merah muda pucat dan boneka beruang kecil. Ini adalah barang yang sangat canggung bagi tangan Arif yang biasa memegang piala-piala golf dan trophy korporat.
Hot Chapters