Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Mantan Pacar Teman

Menikahi Mantan Pacar Teman

“Horang kaya mah bebas, bray! Duitnya kan nggak ada seri, emangnya elu ... beliin panci bini aja pakai cicilan credit card." "Mending credit card, tampang kek dia mah palingan nyicilnya pakai pinjol." “Eh. Bacotnya tolong dikondisikan ya!" Tawa panitia reuni semakin riuh saja, saling melontarkan candaan yang kian mengikat persahabatan. ***
10129.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai pagar bronjong
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ade Nanin
Hai ka Author aku baru beres baca Novel Mei-Juna setelah kemarin beres baca Jaka-Nuning,sesuai expektasi ceritamu sangat menarik dan bikin aku ga bisa Move on,udah 3x aku baca bolak balik dan sukses selalu bikin Gemez sama para tokoh dan ceritanya,semoga cepat ada cerita baru ya,sukses selalu ...️
dhee_n@
satu2nya novel on going yg sy ikuti smpai tunts semkin menju akhr authorx smkin semangat update shg membuat kita smkin senang jg bcax bhkn msih nagih lagi dan lagi tp ceritax mmng keren cr endingx bnr2 dluar ekspektasiku deh sedih, deg2an,kecewa n ketawa2 sndri spnjang bca novel ini sukses thor...
Baca Semua Ulasan
DITALAK LEWAT WA DINIKAHI DUDA KAYA

DITALAK LEWAT WA DINIKAHI DUDA KAYA

Di dompet hanya tinggal beberapa lembar saja. "Gimana? Mau?" ulang Brama lalu membuang abu rokoknya ke asbak di atas meja. Vonny menggeleng dengan mimik ketakutan. Brama hanya menaikkan sedikit sudut bibirnya saat melihat wajah Vonny yang begitu ketara takutnya. "Tenang saja. Soal bayaran kemarin aku nggak akan nagih karena gagal. Lain kali, aku nggak akan kasih free lagi," ucap Brama sembari menyandarkan punggungnya ke sofa.
10335.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.1K kali sebagai pagar bronjong
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Nuri Asone
Sya sda berhabis ratusan ringgit ntk mngikuti jalan cerita..hujung²..ttiba cerita stop..smpi brminggu sya mnunggu kelanjutan cerita,tp hampa...sya mngikut 3 buah buku..bgitu jga,stelah brhbis bli bab ratusan ringgit..smpi lbh dri RM400..1 cerita..bukan rupiah ya!
Baca Semua Ulasan
Suamiku, Pria Bayaran

Suamiku, Pria Bayaran

lirihnya dengan pandangan kosong di lantai yang dingin. Di Perusahaan, beberapa orang berkumpul dengan perangkat mereka. Terlihat sekali bagaimana sibuknya dan seriusnya mereka. Tuan Anton Bagaskara menunggu dengan cemas, apa yang sedang mereka kerjakan. "Papa, berapa uang kita yang hilang?" bisik Barbara. Anton menatap putrinya, ia sedih karena harus mengganggu acara bersenang senang pengantin baru putrinya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Pesona Brondong Hebatku

Pesona Brondong Hebatku

Prank! Suara gelas beradu gelas terdengar nyaring, tapi mereka tak perduli. Karena itu adalah ruangan yang tertutup dan hanya mereka yang berada di sana. di meja yang sepanjang satu meter, semua jenis daging tertata rapi di sana dan panggangan barbeque menggebu berasap. “Ini baru perayaan yang bisa disebut perayaan!” seru Bagas yang dengan suara lantang setelah menenggak gelas beernya hingga setengah gelas habis.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

ujar pihak lawan tidak memberi kesempatan bagi Chandra. “Seribu enam ratus,” ujar Chandra kembali. “Dua ribu,” ujar pihak lawan cepat. Tawaran itu seketika langsung membuat para prajurit tertegun. Alat pembayaran yang digunakan adalah Batu Pionir. Bagaimana mungkin orang itu dengan mudahnya menyebut harga setinggi itu? Siapa kedua tokoh kuat itu?
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65.1K kali sebagai pagar bronjong
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Pura-Pura Bangkrut

Pura-Pura Bangkrut

ujar Mama dengan menunjuk Papa yang wajahnya berubah sendu. Memang, semenjak Papa dinyatakan mengalami kebocoran jantung, banyak sekali biaya yang harus kami keluarkan untuk pengobatannya. Uang pensiun milik Papa tentu tidak cukup untuk menutupi semua biaya yang jumlahnya mencapai puluhan juta. Dengan terpaksa kami mencari pinjaman dengan berbagai cara, termasuk menggadaikan sertifikat rumah dan BPKB mobil. Selama ini aku sudah bekerja dengan keras untuk melunasi hutang-hutang tersebut, tetapi bukannya berkurang malah makin bertambah, akibat dari gaya hidup Mama yang terkesan boros.
10136.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
PESONA SI BRONDONG TENGIL

PESONA SI BRONDONG TENGIL

"Jangan bercanda, aku tidak mau bertengkar dengan kamu dan Roger." "Tapi, bagaimana dengan tanggung jawab kamu untuk membayar utang?" Telapak tangan Mitha menggenggam erat ujung pakaiannya saat mendengar apa yang diucapkan oleh Moreno. "Aku bilang, aku akan berusaha untuk membayarnya...." "Dengan cara apa?" "Mencicilnya." "Sampai mati juga utang itu tidak bisa lunas, sudahlah tidak perlu bicara soal utang, aku sedang tidak mood!"
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai pagar bronjong
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Muji Firmansyah
Ngakak di bagian pengakuan Moreno tidak bisa jadi imam katanya, wkwk tapi baguslah kalau jujur yang penting sekarang sudah jauh lebih baik, ditunggu kelanjutannya, suka bacanya, tulisan rapi dan bakal sering ke GN ini gara gara ada karyamu
Gissella Anastasia
aku datang aku datang spesial mau baca Moreno biar ada bahan bully Moreno di markas wkwk gimana rasanya diabadikan di buku Reno, seneng bangga pasti apalagi yg menulis author Mitha yg attitudenya bisa menjadi contoh baik untuk pembaca, baca ini aku ngakak terus ah wkwk sampai suamiku ikut baca
Baca Semua Ulasan
Dilamar Presdir yang Menyamar

Dilamar Presdir yang Menyamar

teriak Frengki. Brama tidak peduli. Ia tetap membuka dan membacanya. “Surat Tagihan Pajak?” Frengki merebutnya kasar. “Kamu itu makin ke sini makin ngelunjak! Ini biar diurus bagian perpajakan, Tol*l! Kamu nggak tahu apa-apa tentang ini.” Brama mengambil ponsel dari saku dan mengirim pesan pada Roby. “Sunmond Care pajaknya juga telat dan menunggak. Habisi saja Arbi.”
9.945.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Tulang Punggung, Mas

Aku Bukan Tulang Punggung, Mas

“Gak usah sok miskin begitu. Biasanya juga gajian lagi, kan?” “Gajian dari mana? Gaji pokokku juga udah abis buat utang kan langsung ke potong. Tambah pinjaman baru yang kamu masukan atas namaku. Habis itu.” Mas Bram mengangkat tangan. “Udah gak usah bahas utang sekarang. Jadi semalem kamu nginep di sana?” “Iya,” jawabku ketus. “Ya udah yang penting nanti pulang. Kalau ibu apa Mbak Norma tanya bilang aja habis diklat. Jangan bilang ke rumah temen.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Potong suara itu tegas. Mata Andina membulat, ia seketika bangkit dan melangkah lebih dulu menuju tangga tanpa sepatah kata. Dasar om-om mesum! Jadi ia benar-benar harus membayar kalung ini? Andina mempercepat langkahnya menapaki tangga, namun sayang, Bram bisa dengan gesit menyusul dan menjajarkan langkah. "Harus dibayar lunas ya malam ini!" Desis Bram yang kembali membuat mata Andina membulat.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 587 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status