Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Juta Semalam

Satu Juta Semalam

Sepertinya dia lupa jika di depannya adalah sang atasan. "Kamu yang membuat aku sakit pinggang" "Nggak sadar, itu efek usia yang udah tua" Gerutu Lea begitu pelan. Dia melihat tampilan pembayaran. "Bisa sebanyak ini? Busett" syok Lea dengan nominal yang membuat dompetnya menjerit. "Silahkan mau bayar tunai atau qris?" Ardian mengarahkan barcode pembayaran ke akunnya. "Ardian! Ini nggak serius kan mau bikin aku bangkrut?"
642 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

JASA PIJAT BRONDONG NAKAL

“Iya benar. Dik Bara datang saja.” “Baik, Tan.” “Oh ya, uangnya besok, ya?” “Santai saja, Tan. Jika memang sifatnya langganan, Tante boleh membayar saya di tiap minggu keempat. Bagaimana?” “Begitu? Dik Bara gak apa-apa?” “Ya gak apa-apa, Tan. Malah lebih enak, daripada harus diberi pada setiap habis mijet.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

] [Kami menyediakan layanan terbaru: Abyss PayLater! Vania langsung mengerjap. "Abyss... apa?" [Abyss PayLater!] [Beli sekarang, bayar nanti!] [Tuan Rumah bisa mencicil kapal selama 12, 24, atau 36 bulan dengan bunga sangat ringan!] [Hanya 15% per bulan!] "Lima belas persen kau bilang ringan?!" Vania menunjuk layar itu dengan jari gemetar. "Kau ini benar-benar Scammer Pinjol berkedok sistem!"
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Mungkin dia masih ragu dengan yang aku utarakan tadi. "Iya, Ma. Terserah Mama, kalau Dek Arif telat bayarnya, jitak saja!" celetukku disambut tawa Mama yang terdengar dari ponsel. "Enak saja dijitak! Untuk lima juta, Mama bawa pentungan kalau dia tidak bayar!" seru Mama sambil tertawa.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Lelaki Bayaran

Lelaki Bayaran

Ia harus pergi sendirian "Aku membayar mu untuk menjaga ku, kalau aku pergi sendirian. Untuk apa aku membayar mu?" Kimmy berteriak dengan kesal, lelaki bayarannya itu sangat menyebalkan. Saga mengepalkan tangannya dengan geram mendengar ucapan wanita yang ada dihadapannya. "Ya sudah aku pergi sendiri!" Kimmy dengan kesal pun memutuskan untuk kembali kerumahnya, ia harus mengambil beberapa kartu debitnya dan juga uang cash.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Suamiku Terjerat Rayuan Janda

Suamiku Terjerat Rayuan Janda

ucap wanita itu lagi. "Saat ini kami tidak menerima pembayaran tunai, Bu. Hanya pembayaran cashless yang kami terima," ucapnya lalu memberikan nomor rekening ke mana aku harus membayar biaya panjarnya. Tanpa menunggu lama, aku membuka aplikasi m-banking ku dan langsung melunasi biaya panjar yang tertulis. Tak hanya itu, menurut penjelasan wanita yang ada di hadapanku kini, biaya panjar akan dikembalikan jika persidangan berjalan cepat. Namun, akan ada tambahan jika proses persidangan itu rumit. Dan aku mengangguk.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

“Pak, matur suksma, nah. Mekejang sube sesuai pesanan tyang. Kude mayah?” “Pak, terima kasih, ya. Semua sudah sesuai pesanan saya. Berapa bayar?” *Tyang baang= Saya kasih Mekejang yuta limang atus= Semua sejuta lima ratus * Potong bien, satak, nah? Potong lagi, dua ratus, ya?
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Mengejar Brondong

Mengejar Brondong

Fiona menggeleng polos, dia bahkan harus berjinjit untuk melihat ke atas meja kasir. "Tidak, Fiona tidak bawa uang. Nanti Nenek Fio kok yang bayar, tapi Fiona gak tau Nenek ada di mana" "Coklat dan es krim itu gabungkan saja dengan total belanjaan saya, saya yang akan membayarnya" Fiona menolehkan kepalanya pada wanita yang tadi menolongnya membukakan pintu kulkas itu tersenyum padanya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

"Lha trus apa hubungannya sama Bram, Bu? Biar diurus Dira sendiri lah. Pusing aku." "Tapi Bram, adikmu kan nggak punya uang. Tolonglah dia. Carikan dulu adik kamu pinjaman kek untuk membayar itu rentenir. Biar nanti gajinya dia dipakai buat nyicil per bulan. Kasihan adikmu, Bram." Terdengar kalimat memelas ibu. "Cari pinjaman kemana, Bu? Bank? Yakin Dira bisa bayar utang sampai lunas ntar? Kalau nggak bisa lunas gimana? Bram juga kan nanti yang repot? Bram yang ditagih sama debt collector."
8.8203.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status