Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Real Successor

The Real Successor

suara teriakan seorang pemuda aku dengar mengerang dari balik pagar yang ku lewati. "Sedino ki bayar telung puluh ewu, wes paling sitik, liyane malah seket ewu saben dino!" (Sehari itu bayar tiga puluh ribu, sudah paling sedikit, yang lain malah lima puluh ribu sehari!) terdengar suara Narko salah seorang preman pasar dengan nada lebih tinggi.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
WANITA BAYARAN

WANITA BAYARAN

Yang ada dalam pikiranku adalah bagaimana caranya segera mendapatkan uang, supaya Langit bisa segera diberi tindakan. Setelah hampir setengah jam perjalanan, Bara menepikan mobilnya tepat di depan sebuah rumah berpagar tinggi. Setelah membunyikan klakson, pagar terbuka, tampak seorang laki-laki berseragam safari mendorongnya, agar mobil Bara bisa masuk.
9.87.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Hanya tatapan matter-of-fact. ​"Bapak... Bapak yang bayar?" tanya Gilang pada Brata. Suaranya bergetar menahan amarah dan rasa malu. ​Brata berdiri. Dia memasukkan ponsel ke saku celana larinya. ​"Saya memberikan pinjaman darurat," jawab Brata tenang. "Nyawa tidak bisa menunggu birokrasi BPJS atau donasi kitabisa.com."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Pengantin Bayaran

Pengantin Bayaran

Sebuah panggilan yang datang dari papanya membuat Zean memijat pelipisnya sambil membalikkan kursi kebesarannya menghadap ke depan kaca, usai mengangkat panggilan dari papanya. “Hallo Pa? Ada apa?” tanya Zean ketika mendengar sambungan masuk. “Kamu tidak lupa janji kamu kan? Ingat! Kamu sudah berjanji sama Papa.” ucap Math, Papa Zean. Lelaki paruh baya yang telah dimakan usia ini masih sama sepuluh tahun yang lalu dalam hal mengancam orang bahkan anaknya sendiri. “Baik Pa. Zean tidak lupa dan tidak akan perna lupa,” lirih Zean.
8.52.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

Tia memohon, namun aku tak peduli. "Tia, itu udah urusan elu, gue cuma nyuruh elu bayar tepat waktu, ini usaha gue bisa macet kalau elu telat bayar." "Mur, besok gue pastiin udah gue bayar ya. Elu tenang aja, gue bukan tipe orang yang kabur kok kalau punya utang." Syukurlah jika Tia sadar. Kemudian pagi harinya, ada chat dari Tia. Ia mengirimkan bukti transfer 750.000 rupiah cicilan kedua.
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 500 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Namun, saat ini pria bertato itu berkata dengan dingin, "Apa? Kamu mau membantunya membayar kembali utangnya?" "Ya, ada masalah?" Surya mendengus dingin. Pria bertato itu tersenyum, lalu berujar, "Kalian punya hubungan yang baik. Dengan bunga, totalnya jadi 182.367.000.000. Aku akan memberimu diskon." "Huh, mau dikembalikan juga harus dikembalikan ke bank. Mana bisa aku memberikannya padamu?"
9.9389.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Terpikat Pesona Tuan Eksekutif

Terpikat Pesona Tuan Eksekutif

Fitri hanya diam saja di sana melihat perdebatan keduanya, karena dia tidak paham apa yang terjadi dengan keduanya. Bryan menaikkan sebelah alisnya, "Oke kalau begitu, uang pesangon yang saya berikan ke kamu kembalian semuanya tanpa kurang sedikitpun," sahutnya penuh penekanan di akhir kalimat. Sara langsung menelan salivanya kasar, dia sudah pakai uang itu untuk bayar sewa pengangkut barang dan uang muka apartemen sewaannya itu, dia juga sudah membayar uang muka untuk cicilan motornya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

Penghianatanmu Ku Bayar Lunas

"Sudah, sudah! Mas berangkat dulu." "Oh iya, Mas! Minta uang, ya? Uang yang kemarin kamu kasih sudah habis. Tadi malam ada temanku yang nawarin tas branded, murah kok cuma 52 juta limeted edition lho, Mas!" Pinta Luna sembari mengantar Andika ke depan. Andika mengerutkan dahi. "Kok uangnya sudah habis aja? Kemarin Mas kasih kamu 50 juta, kan? Kamu pakai untuk apa uangnya?" Tanya Andika.
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

“Kalau banyakan mending bayar masing-masing aja, deh. Kasihan sama yang bayaran.” “Tenang, aku yang bayar!” Tiba-tiba Puspa mengacungkan kartu kreditnya. Seketika mata mereka berbinar, melihat kartu seperti sebuah emas. Benar saja, malam hari mereka pergi ke tempat BBQ yang dimaksud. Puspa membiayai semua makanan yang dipesan. “Pada bisa minum nggak, nih?” tanya Puspa. Tentu saja minum yang dimaksud di sini adalah minuman keras.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Ujar Kanaya panjang lebar. Bram menyenderkan punggungnya di pintu sembari melipat tangan di dada. “Kenapa kamu suka sekali membantahku?” “Ini terlalu mahal, Tuan. Saya tidak pantas menerimanya. Harusnya, Tuan hanya mentratkir saya es dan bakso di pinggir jalan. Saya pikir, itu bayaran yang pantas saya dapatkan alih-alih kalung mahal ini.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai pagar bronjong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status