Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kekhilafan Satu Malam

Kekhilafan Satu Malam

Pria yang dia pikir adalah pahlawan, tetapi ternyata malah mengambil keuntungan terbesar darinya. "Apa yang telah kulakukan! Kenapa aku malah terjebak dengannya,” tangisnya menyesali keadaan. Tidak dapat dipungkiri, Binar juga merutuki dirinya sendiri. Harusnya dia melakukan perlawanan pada pria asing itu, harusnya dia tidak terbuai dengan sentuhan yang membuat desir aneh yang menjalar di tubuhnya, harusnya dia tidak berlari mencari perlindungan di dekapan pria itu. Namun apa daya, Binar hanya gadis muda yang baru berumur 22 tahun. Dia masih polos dan belum banyak mengenal dunia, terutama tentang diri seorang pria.
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Lambat laun, aku mulai basah lagi. Dengan putus asa, aku bersembunyi di toilet wanita di tempat kerja dan diam-diam masturbasi. Malam itu sepulang kerja, aku berkeliaran di sekitar lingkungan seperti jiwa yang tersesat. Aku khawatir tentang apa yang mungkin terjadi malam ini, dan kali ini, aku tak yakin bisa menahan diri. Saat aku sedang bergulat dengan ini, klakson mobil tiba-tiba berbunyi di belakangku.
4.2K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
CEO Bertopeng Giok

CEO Bertopeng Giok

Kata "baiklah" yang diucapkan Kian menggantung di udara perpustakaan yang hening, terasa rapuh namun memiliki bobot yang luar biasa. Itu adalah suara dari sebuah benteng yang telah menyerah, sebuah pengakuan kalah dari seorang pejuang yang telah berperang seumur hidupnya. Untuk pertama kalinya, Kian Alvaro tidak punya rencana, tidak punya strategi, dan tidak punya kendali. Ia hanya punya secercah harapan yang menakutkan, yang disodorkan oleh seorang gadis yang seharusnya menjadi bawahannya.
870 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Kota di Tengah Antah Berantah

Kota di Tengah Antah Berantah

Karena tempat ini akan menelan mu hidup-hidup, tempat ini tidak memiliki belas kasihan. Satu kesalahan dan ucapkan selamat tinggal pada nyawamu. Jangan menjadi pahlawan kesiangan, jangan gegabah, buka mata, telinga dan semua indra yang kau miliki. Buka juga hidungmu jika perlu, kadang perubahan bau bisa menjadi indikasi penting.
286 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

“Karena benda itu… adalah salah satu petunjuk.” Dia berhenti sebentar. “Tentang jalur kanuragan yang hilang.” Hening. Lalu ballroom langsung heboh kecil. Beberapa orang refleks saling lihat. “Kanuragan hilang?” “Bukannya itu cuma mitos?” Orang lain langsung nyeletuk. “Lah… Di dunia kita bukannya banyak mitos yang ternyata nyata? Siluman aja ada.”
10607 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Yg kualami selalu aneh, Gila dan berada diluar akal sehatku . Hingga tubuhnya mulai gemetaran, "Huuu tidak bisakah aku kembali kekehidupan normalku saja ... aku akan benar-benar kehilangan akal sehatku jika seperti ini terus-menerus ...!" "Aku tidak mau menjadi seorang Pahlawan atau apapun itu! Sungguh ... a-aku Hanya ingin bisa hidup dengan normal saja ... Hiks!" (Yuran)
104.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Prahara Sang Pengacara

Prahara Sang Pengacara

Entah apa maksudnya saat itu, kami tidak tahu. Kami baru menyadari jika paspor kami tidak ada di dalam tas sewaktu ada petugas yang meminta menunjukkan identitas kami saat berada di tempat wisata Genting Highland. Saat kami akan menelepon, baru kami tahu jika telepon seluler kami juga hilang. Kami langsung dibawa oleh petugas keamanan disana dan diinterogasi. Beruntung, kami masih bisa menunjukkan identitas dengan KTP Indonesia.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Lelaki yang Terbuang

Lelaki yang Terbuang

Selama mendampingi Gallen dalam berbagai kesempatan, untuk pertama kalinya dia melihat Gallen kehilangan fokus pada tujuannya. Lelaki itu juga terlihat linglung dan kehilangan separuh jiwa. Itu benar! Gallen sedang terombang-ambing di tengah lautan keraguan. Jiwanya seakan terkoyak karena ditarik dari dua sisi yang berbeda. Mutiara hitam atau Grizelle? Berulang kali ia bertanya pada hatinya. Setelah cukup lama terdiam, ia akhirnya berkata tegas pada Kenzie. "Dapatkan tiket! Kita pulang sekarang!"
9.6626.1K viewsCompletedAdded to Library 20.7K Times as pahlawan kesiangan
Show Reviews (46)
Read
+Library
Roman Saputra
cerita bagus,gaya tulisan dan tata bahasa juga bagus enak dibaca dan mudah dimengerti,cuma adegan gelutnya kayak terlalu fantasi ya thor,ada ilmu sakti menotok jalan darah,ada ilmu ginkang juga, seperti pendekar tiongkok pada zaman dinasti kuno kayak gimana gitu padahal udah zaman modern.Thanks
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Karma pahit seorang pelakor

Karma pahit seorang pelakor

Pyarrrrr Bagai tersambar petir, betapa kaget Menik mendengar menuturan Mak siyem. Menik tidak oercaya, tidak mungkin semua itu terjadi, Menik sangat mengenal suaminya. Suaminya adalah lelaki yang baik dan setia, mana mungkin tega menghianati dirinya dengan cara yang tak pantas seperti itu? Namun apa mungkin mak Siyem berbohong? Sumini juga terlihat begitu terpukul, bahkan tetua juga sudah berkumpul disini. jika ini hanya bercanda, rasanya begitu keterlaluan. Namun jika ini nyata, rasanya juga tidak mungkin. "Apa benar itu mas? "
108.7K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
Pangeran Terkutuk

Pangeran Terkutuk

Semua permainan bodoh itu hanya akan merugikan pihak kaum bawah. Tahun lalu, seluruh pendaftar berjumlah seratus lima belas jiwa, semuanya laki-laki yang kelihatan gagah dan tangguh. Meski begitu, hanya tiga puluh orang yang selamat saat kembali, dan hanya dua orang pula berhasil mendapat masing-masing dua babi.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as pahlawan kesiangan
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status