Pesona Upik Abu
Dia memajukan wajahnya hingga jarak di antara mereka hanya tersisa beberapa sentimeter saja.
"Lalu ... bagaimana dengan Anda sendiri, Tuan Sagara Mahardika?" bisik Sri penuh intimidasi, membalikkan keadaan. "Bagaimana dengan khotbah indah tentang ketulusan, kemiskinan, dan Sang Pencipta yang Anda gaungkan di meja makan tadi? Anda berbicara seolah-olah Anda adalah pria paling saleh dan bijaksana di muka bumi, padahal di saat yang sama, Anda sedang memimpin sebuah kebohongan besar. Anda menipu kakek Anda, paman Anda, bibi Anda, bahkan sepasang orang tua yang sedang berduka, demi keuntungan Anda."
Bab Populer