Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
Celestine berjinjit sedikit, mendekatkan bibirnya tepat di samping telinga sang Pangeran.
"Anda merasa sudah menang, Yang Mulia?" bisik Celestine, suaranya sedingin es namun setajam belati.
"Bagi saya, Anda hanyalah seorang pria menyedihkan yang tidak mampu mendapatkan seorang wanita dengan cara terhormat, sehingga Anda harus mencurinya melalui paksaan. Anda baru saja membuktikan kepada seluruh kerajaan bahwa Pangeran mereka tidak lebih dari seorang anak kecil yang merengek karena tidak bisa memiliki mainan yang ia inginkan." Celestine bisa merasakan tubuh Alaric menegang seketika.