Pendekar Bukit Meratus
tanya Putri Nia sambil memegang tubuh Pangeran Daha, yang kini hanya kenakan baju dalam, karena jubahnya masih di bawa Pendekar Gledek.
“P-putri Nia…kamu menjauhlah dariku…augghh panasnya….aku saat ini sangat berbahaya.” kata Pangeran Daha terbata, karena ada sesuatu yang tak wajar sedang melingkupi tubuhnya.
“Kamu kenapa pangeran, waduh, berbahaya apa yaa..?” tanya Putri Nia kebingungan.
“Ka-kamu pokoknya menjauh dariku segeraaaa….!” Dengan suara masih terbata, Pangeran Daha mulai berperang dengan nafsu yang makin hebat melanda batinnya.