Pria Desa Penakluk Wanita
"Jangan panggil Mbak. Kedengarannya kaku banget kayak orang asing. Kamu belum tahu nama saya, kan? Nama saya Siska. Tapi panggil saya Tante Siska saja. Biar lebih enak didengar, ya kan?"
Bara menelan ludah dengan susah payah. Duh, kenapa malah disuruh panggil Tante sih? Pikiranku sudah nggak bener ini, batin Bara. Dia berusaha mengalihkan pandangannya, tapi matanya malah tidak sengaja melirik ke arah paha Tante Siska yang terbuka lebar. Legging abu-abunya yang sangat ketat itu terlihat basah di bagian tengah, mencetak jelas gundukan sensitif yang seharusnya tidak dilihat oleh Bara secara terang-terangan.
"Sini, deketan. Tante mau minta tolong sebentar," kata Tante Siska lagi dengan nada meme