Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Ayah Anakku

Rahasia Ayah Anakku

“Mangga! Aku suka buah itu.” “Karena kamu suka buah mangga, mungkin aku bisa mengganti buah kesukaanku dengan mangga. Tapi sayangnya sementara ini, bukan itu jawabannya.” “Yah ... apa dong?” “Nyerah?” “Aku menyerah.” “Anggur.” “Apa?” “Aku suka sekali buah anggur, tapi terlalu banyak bijinya. Jadi aku jarang memakannya.”
9.822.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Dua Presdir Berkuasa

Jerat Obsesi Dua Presdir Berkuasa

Sementara di dapur terlihat dua wanita beda generasi sedang duduk berbincang di meja makan. "Ini puding terenak yang pernah saya cicipi, apa ini leci dari kebun kebun yang tadi saya lewati? Dan jus semangkanya sangat manis walau tanpa gula! Saya dan ibu juga menanam pohon anggur yang sekarang berbuah cukup lebat. Kami membuat media rambatnya di kebun belakang."
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

Gadis Imut Kesayangan Sugar Daddy

Ada pula yang berbuah masak bergerombol menggantung di pohon yang disangga kayu-kayu kokoh. "Keren banget deh bisa lihat langsung buah anggur masih belum dipetik, Hubby!" seru Emmy sambil melangkah dengan melonjak-lonjak riang di jalan yang ada di antara pohon anggur yang ditata rapi tumbuhnya.
1021.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Bahkan Wang Anyou pun sangat terkejut—padahal dia selalu merasa bahwa dirinya lebih tampan dari Pan An (pria tampan legendaris), namun pada saat ini dia tidak bisa menyembunyikan rasa kurang percaya diri. ... Lu Xiao berjalan perlahan menuju Drunken Moon, berdiri dengan tangan menyilang di belakang punggung dan melihat nisan batu di depannya. Ada dua bait puisi tertulis di sana: "Minumlah anggur yang lezat dan mabuklah di bawah sinar bulan." Dia tersenyum dan menjelaskan, "Dua bait puisi ini ditinggalkan oleh Li Bai pada masa lalu, tepat di tempat Drunken Moon ini berdiri."
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Kesengajaan Berakhir Sengsara

Kesengajaan Berakhir Sengsara

"Coba tebak, berapa banyak anggur yang bisa kamu makan?" Aku merasa agak panik. Apa mungkin dia ingin memasukkan semua anggur itu ke tubuhku? Tubuhku tak kuasa gemetaran. Namun, aku tidak bisa menghentikannya. Segera, aku merasa bagian bawahku menggembung. Aku memohon, "Jangan ... aku nggak tahan lagi ...." Pria itu malah tidak mau berhenti. "Nggak bisa, mulutmu yang di bawah belum kenyang."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?

"Pintar, pilih nama yang sudah terkenal. Tapi kamu ngerti soal anggur nggak sih?" "Aku tahu anggur itu seperti orang," jawabnya dengan senyum nakal sambil mencondongkan badan begitu dekat sampai aku bisa merasakan hangat tubuhnya. "Yang terbaik harus dinikmati pelan-pelan... pertama cium aromanya..." Matanya sekilas menatap bibirku. "Lalu cicip sedikit, biarkan rasanya menyebar..." Suaranya menurun jadi bisikan. "...dan baru kemudian kau nikmati setiap tegukan, merasakannya menghangatkan dari dalam, sampai momen terakhir." "Kamu jelas nggak ngerti apa-apa soal anggur." Aku akhirnya bisa berkata, berusaha tetap tenang. "Tapi aku akui, kamu memang memikat."
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 878 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Kami Tanpa Kamu

Kami Tanpa Kamu

"Iyalah, kan sudah Om taruh di situ. Eh, Ayah taruh. Makan saja itu dan jangan mendekat ke sini. Nanti kejatuhan piring." Buah anggur terlihat sangat menggoda, besar dan berwarna ungu mengkilap. Belum pernah Cheril makan anggur, hanya melihat dari jauh ketika Zila makan bersama nenek. Dia mengambil buah itu, dimakan dengan hati-hati. Rasa manisnya lumer di mulut hingga bocah itu terkejut.
10117.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
Akhirnya aku menggeser sedikit tumpukan baju di sudut kasur lalu menaruh bokongku di sana. Anggur merah ini terasa seasam dan sepahit cranberry atau ceri. Aku meneguk lebih banyak, mencecap aftertaste rempah-rempahnya dan tersenyum. Anggur yang enak. Aku yakin pernah memakan sesuatu yang terasa seperti ini. Rempah-rempah. Tapi apa? Waktu pintu terbuka, rasa kayu manis meledak di otak dan lidahku. Jadi itu dia: kayu manis. Bree kembali mengunci pintu lalu berbalik. Dia melempar-lemparkan sebungkus plastik es ke udara.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Bau tanah yang segar dan aroma buah-buahan mulai tercium saat mobil SUV hitam mereka memasuki gerbang besar bertuliskan "The Vineyard Heritage" ​Begitu turun dari mobil, Lily terpaku. Di depannya membentang ribuan baris tanaman anggur yang tertata sangat rapi di atas bukit yang landai. Buah-buah anggur berwarna ungu pekat dan hijau zamrud bergantungan dengan lebatnya, terlindung di balik dedaunan lebar yang hijau. ​"Dewa! Akhirnya sampai juga!"
9.7282.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

“Untuk cinta kita, perjalanan ini. Dan untuk semua mimpi yang akan kita capai bersama.” Marsha ikut mengangkat gelas “Untuk kita berdua.” Mereka pun bersulang, lalu menikmati sisa anggur putih dengan iringan ombak dan bintang-bintang yang kini bersinar penuh.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai pantun buah anggur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status