Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta SMA

Cinta SMA

Tanya jeri "Sama temen jer,kenapa?" "Aku anterin yaa,oiia mana nomer telephone kamu" ucap jeri "Ga usah repot repot jer,aku juga lupa nomer telephone aku sendiri. "Ya udah kalo ga mau..cantik cantik ko udah pikun..udah kaya nenek ku aja..haha" ucap jeri sambil tertawa "Ya udah aku cabut dulu ya,,semoga cpt ketemu lagi..heheh", ucap jeri pamit
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Serendipity in Magnanimous

Serendipity in Magnanimous

"Ke pasar minggu beli manggis Sambil joget dangdut koplo Makan sendiri nanti Nyong diembat cewek manis Janganlah iri wahay kalian kaum jomblo!" Kurang lebih itulah pantunnya tadi. Pakai acara takut dirinya sold out sama cewek di kantin yang langsung dihadiahi tendangan mesra dari teman-temannya. Mana ada cewek di sini yang mau sama modelan kayak Nyong!
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya

Mulut mamanya Panji sangat lentur sekali memaki. "Duh, kok bisa ya, perusahaan kecil punyaku kalah sama punya konglomerat. Ups! Lupa, yang konglomerat 'kan calon mertuanya. Bukan perusahaannya. Jadi, jangan sedih ya kalau aku menangin tender milyaran ini. Semoga harimu menyenangkan, ayo bangkit dari kekalahan. Jangan semangat, dan teruslah berputus asa. Dadaaah!" Aku melambaikan tangan pada dua wanita yang langsung berdecak semakin kesal itu. Sengaja kalimat terakhir aku belokan sebagai lucu-lucuan aja. Kaca mata hitam aku pakai. Kebetulan angin lagi berhembus. Rambutku yang tergerai sontak melambai-lambai diterpa angin, memberi kesan keren seperti drama-drama yang ada di TV.
9.552.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Ana bertanya lagi, suaranya kini bergetar karena wajah Andi yang mendekat hingga Ana bisa mencium aroma pasta gigi yang tadi dikenakan Andi. "Kita tetap temenan. Teman di depan orang-orang, teman yang saling bantu, termasuk bantuin buat nemuin pelepasan masing-masing." Andi menyelesaikan kalimatnya lalu mencium leher Ana membuat gadis itu mendongak. "Kamu nggak perlu memberikan label, kita cukup jadi teman, termasuk teman di ranjang." Andi mendorong Ana hingga gadis itu berbaring dan dalam sekejap ia sudah berada di atas Ana.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
BIANGLALA

BIANGLALA

umpat Brian “Hahaha...aduh duh, perutku sampai sakit sekali..” “Nggak ada yang lucu, dasar keparat!” Saking kesalnya, ia hampir saja melemparkan pukulan keras kepada salah satu temannya itu “Wow, wow, santai bro..” cegat seorang teman dekatnya yang berambut hitam “Itu nggak lucu sama sekali, kalian pikir jantungku kuat kalau digituin?!” kesal Brian “Iyaa maaf.. lagipula ini idenya dia, kami cuma ikutan saja.” sindir temannya yang lain
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tamparan pelan tapi tenaga besar, tak heran membuat Kadal Ginting terjungkal ke samping sambil mengerang keaakitan. "Lain kali kalau bikin pantun harus ada artinya!" hardik Resi Pakar Pantun. "Misalnya begini: 'Celana kolor dibungkus pisang daun, robek daunnya tinggal pisangnya. Biar kecewaku sampai ke ubun-ubun, tapi masih ada pikiran untuk tugas lainnya'. Begitu, Tolol!" "O, jadi begitulah contoh pantun tolol, Eyang Resi?"
1028.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Seruni Senja

Seruni Senja

kata teman Tidan “Ya apa saja yang bisa di mainkan, apa kamu mau main di dalam kamar ku?” Tanya teman Tidan. “Hehh okik, sampai kamu mendekati atau menyentuh Ira, aku tidak akan berteman denganmu lagi.” Teriak Tidan yang mendengar temannya itu mengatakan hal yang kurang sopan. “Aku hanya bercanda saja loh Dan jangan marah dulu.” Kata temannya itu. “Sudahlah buku kamu aku bawa pulang saja, aku kembalikan besok di sekolahan.” Kata Tidan
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

jawab teman Melly yang membuat Melly dan teman yang lain ngakak. "Nyindir gue lo," bantah teman Melly yang lain. "Ya gue sih nggak nyindir tapi kalau ada yang tersindir ya itu artinya tepat sasaran," jawab teman Melly yang tadi. Melly dan temannya yang lain ngakak karena teman mereka yang itu memang lucu anaknya. Selalu menjadi penghibur di antara mereka.
17.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai pantun sindiran buat teman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status