Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Pukulan Ketujuh Uhuk... Uhuk.... Dewa Jun Yang Terbatuk - batuk disebabkan dadanya yang hampir remuk di tinju oleh kepalan tangan ramping namun keras seperti baja oleh lawannya. POW.... Pukulan Kedelapan POW.... Pukulan Kesembilan. Bedam......
109.9K viewsCompletedAdded to Library 247 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

sambung Kakek. Aku tersenyum dan menganggukan kepala, lalu kami menikmati sarapan nasi goreng dan telur mata sapi buatanku itu. Kakek sangat lahap menyantapnya, Kakek bilang nasi goreng buatan ku pagi itu nasi goreng terenak yang pernah dia makan dan ternyata nasi goreng terakhir yang Kakek nikmati dan Kakek pun tidak dapat mencicipinya lagi, sama halnya seperti Nenek Uban.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

tanya Niskala. “Kedai Kasih, aku haus,” jawab Arsha. “Oh, yaudah.” Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke kedai yang selalu dijaga sendirian oleh seseorang, topi khas yang selalu melengkapi kepalanya, membuatnya mudah untuk ditemukan. Koh Banar sudah terlihat dari kejauhan, pria paruh baya itu sedang sibuk memotong kelapa dengan sebilah golok. Golok sebenarnya umum digunakan oleh masyarakat Indonesia, namun dalam budaya sunda, golok adalah senjata yang digunakan oleh para raja. Seperti yang terpatri dalam isi sebuah naskah kuno berjudul “Sanghyang Siksa Kandang Karesian” yang memiliki arti “Buku yang berisi aturan untuk menjadi orang bijak dan suci.”
9.93.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

“Sangu naek ka mata, kalo kata orang Sunda mah.” “Apaan itu, Pak?” tanya Rey. “Nasi naik ke mata. Itu istilah orang Sunda, biasanya kalo abis makan bawaannya ngantuk terus,” jawab Pak Banu sambil tersenyum. “Oh gitu ya.” Rey mengangguk-angguk. “Emang iya sih, Pak, kalo abis makan suka ngantuk,” tambahnya. Sepanjang perjalanan Rey terus mengajak Pak Banu berbicara, mendengarkan dengan serius pengalaman Pak Banu selama dua puluh lima tahun berumah tangga. Pak Oman pun memberikan nasihat untuk majikannya.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
SUDAH TAK PERAWAN

SUDAH TAK PERAWAN

Joko tingkir ngombe dawet Jok dipikir marai mumet Ngopek jamur nggone mbah wage Pantang mundur terus nyambut gawe Pantang mundur terus nyambut gawe Ning purwokerto tuku ketan Iki crito anak rantauan Lombok rawit pedes tenan Golek duet kanggo masa depan Golek duet kanggo masa depan Rokok klobot ning ngisor wit mlinjo Paling abot ninggal anak bojo Tuku donat ning kalimantan Tetep smangat kanggo masa depan Tetep smangat kanggo masa depan
1093.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

Perahu-perahu kecil tampak mengapung tenang di kejauhan, dan suara ombak seolah jadi musik latar yang menemani perjalanan itu. “Kalian bayangin nggak, kalau kita punya rumah kecil di sini? Tiap pagi tinggal naik sepeda, terus sarapan di pinggir pantai,” ucap Arnold sambil mengatur kecepatan sepedanya agar sejajar dengan tunangannya. Marsha mengangguk. “Wow impian yang sungguh indah. Tapi rasanya masih seperti mimpi bisa bareng kamu ke sini.”
10975 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

"Berburu ke Padang datar Jangan lupa bawa panah Jika kamu memang pintar Hewan apa yang hitam darah" begitu Bang Parlin berpantun teka-teki. "Jika hendak masuk kolam Jangan lupa pakai celana potong Jika hewan yang darahnya hitam Tidak salah lagi pasti' ikan sotong" Ucok menjawab. Aku jadi terhibur dengan percakapan mereka.
9.8582.9K viewsCompletedAdded to Library 15.7K Times as pantun sunda kasar
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Kali Kedua

Kali Kedua

"Mas Rezky asli Semarang?" "Sanes Bu. Saya pendatang di sini. Anak rantau." (Sanes = Bukan) "Wah, pekerja keras berarti. Perantau, tapi bisa sukses di sini." "Aamiin. Pangestune Bu. Sedang merintis di kota orang, Bu. Mudah-mudahan Allah paring kemudahan dan kelancaran." (Pangestune = Mohon doa restunya, Paring = Memberi)
1019.3K viewsCompletedAdded to Library 754 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Malaikat Bertelinga Panjang

Malaikat Bertelinga Panjang

bukan bermaksud menghina embah. “Kalau pun ada, mending buat aku…emangnya ada yang tahan dengan pria boros seperti kamu…boros body…boros muka…boros makan…boros segalanya lah. Kurusin dulu tuh badan. Dasar BUTO (yang dalam bahasa sunda berarti raksasa)” “Awas kamu Bim…” sambil mengacungkan tinjunya kearah ku. Di teras depan, aku sedang mengamati mang Endah yang lari tergopoh-gopoh kearahku.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
Dendam dan Rahasia Tuan Muda

Dendam dan Rahasia Tuan Muda

“Masih berani ngobrol di pelajaran saya! Sudah pintar sekali kamu ya!” Adhira menyengir sambil menggaruk kepalanya. “Kamu coba buat satu bait.” Pak Heno langsung meminta Adhira yang kebingungan itu membuat pantun. “Ehm… ehmm…. “ Burung perkutut burung merak Burung pelican burung kutilang Burung garuda burung jalak Burung kasuari burung elang
1011.8K viewsOngoingAdded to Library 318 Times as pantun sunda kasar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status