Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

Dia bernafas lega. “Kenapa rambutmu itu?” “Hah? Rambut?” Raya memegang rambutnya dengan tangan lain yang tidk memegang gelas. “Kenapa tambah jelek begitu?” Raya masih memegangi rambutnya, “kan, kemarin kamu yang menyuruhku meluruskan rambut. Ingat kan? Di sini’ menunjuk nakas, “di surat, diatas meja ini. Ada kartu dan surat yang bilang kalau aku disuruh ke salon untuk meluruskan rambut.”
9.1139.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

ucapku. "Boleh tuh. Aku ikutan ya!" pinta Gendis. "Boleh banget. Aku juga baru mau coba. Haha." "Mbak Lita bisa saja," jawab Gendis. Kami jalan lagi menuju salon. Ternyata di salon kampung kami hanya ada perawatan rambut saja, belum ada perawatan tubuh. "Bagaimana, Mbak. Mau melakukan apa? Creambath, potong rambut, atau apa?"
18.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 424 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
My First love

My First love

Nata pun tiba disalah satu salon hair&spa yang sebelumnya ia dapatkan dari pencariannya di geogle. "Selamat malam nona, ada yang bisa kami bantu untuk anda?" Sapa salah satu resepsionis disalon dengan ramah. "Malam, saya ingin potong rambut," Jawab Nata singkat. "Baik, tolong beri tanda pengenal anda nona, kami akan meregistrasi kunjungan anda." Nata pun mengeluarkan tanda pengenalnya dan menyerahkan ke resepsionis tersebut.
108.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 222 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Tidak Ada Suami yang Sempurna

Tidak Ada Suami yang Sempurna

Kemudian Diana menggelengkan kepalanya, mengatakan dia harus kembali bekerja. Zahra dan Tamara berlama-lama, mendiskusikan salon mana yang akan mereka kunjungi bersama. “Apa yang sedang tren akhir-akhir ini? Aku tidak pernah melakukan keriting rambut sebelumnya.” “Penata rambut di sana akan melakukan tampilan yang cocok untukmu. Jika kau ikut denganku, aku mungkin bisa memberimu diskon!” Tamara berseri-seri.
108.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 161 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Telanjur Cinta

Telanjur Cinta

Rock. Hari ini kudendangkan Lagu yang ingin kunyanyikan Terkenang semua kenangan Yang telah kualami Irama rancak yang mengalun membuat kepalaku ikut bergerak sesuai ritme lagu. Saking semangatnya beberapa helai poni menutup mata. Rambutku memang sudah saatnya dipangkas. Melewati barber shop favorit, mobil kutepikan. Begitu masuk seorang barber langganan menyambut ramah. Tanpa banyak bicara, pria yang sudah puluhan kali mengeksekusi rambutku langsung menjalankan tugasnya.
1013.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 290 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

"Bagaimana dengan Alya? Aku dengar ada... insiden di salon?" Wulan mendadak tertawa. "Ya ampun, kamu harus lihat wajah Alya saat rambutnya berubah jadi ungu-oranye aneh itu!" "Tapi sekarang dia terlihat cantik dengan potongan pendeknya," Nadia cepat-cepat menambahkan. "Sangat berbeda, tapi dalam artian positif." "Dan kami baru saja dari Kafe Semanggi," Luna menambahkan dengan nada konspirasi. "Menjalankan misi pengintaian."
101.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 25 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

“Aku hanya potong rambut, bagaimana bisa kalian menagihku lima ratus yuan?” Wanita muda itu masih tersenyum ramah, seakan tidak terjadi apa-apa. “Nona jangan salah paham. Semua layanan di salon kami sudah jelas harganya. Bukan cuma potong rambut, tadi ada pijat, ada perawatan wajah, dan semua itu menggunakan produk impor terbaik.” Ia menunjuk lembaran kertas itu. “Setiap langkah dilakukan dengan persetujuan Nona. Jadi jangan bilang kami menipu.” Laras tercekat. Lima ratus yuan… itu bukan jumlah kecil. Itu setara penghasilan setahun seorang pekerja biasa!
106.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 212 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Iya, dong. Badmood gue seketika ilang pas mas pacar ngaish jatah gue lagi. Lumayan, buat nyalon nanti." Mendengar kata 'salon', Kiki mendadak mempunyai ide. "Eh, nanti pulang ngampus, kita nyalon, yuk? Gue ada salon yang recommended deh buat kalian. Kemarin lusa gue baru abis dari sana dan pelayanannya bener-bener memuaskan. Harganya gak mahal-mahal
17.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 448 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Cinta Diam-Diam Sang Bos

Cinta Diam-Diam Sang Bos

Minda langsung fokus. "Aku tadi lagi di salon buat rapikan rambut, kamu tahu salon yang mana. Nah, di sebelahku ada seorang wanita, datang-datang rambutnya pirang, tapi dia cat jadi hitam dan potong model pendek." "Terus masalahnya apa sih, Ibu? Ya ampun, kita lagi sibuk banget di sini," sahut Fajar kesal.
9.839.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

Ia pun menaruhnya kembali. "Maaf sekali, mbak. Saya nggak mengerti karena ini kali pertama saya datang ke salon." Ujar Alina malu. "Begitu rupanya!" Wanita ini tertawa pelan tanpa bermaksud meremehkan. "Sekarang mbak mau perawatan di bagian tubuh yang mana?" "Saya.. mau mengubah potongan rambut, terus perawatan wajah sama kuku. Bisa nggak?"
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 320 Beses bilang pap lagi di salon rambut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status