Tamally Ma'ak
Kalau orang dulu bilang mah ‘televisi jadul’ tapi punya sejuta kenangan.
Aku dapat melihatnya menghela napas panjang, tapi tak ayal berjalan mendekat ke arahku seraya menyalakan televisi tersebut. Ah, sudah berapa lama aku tidak menonton? Aku merindukan laptop dan hpku, yang entah benar atau tidak–pria bedebah gila itu sudah buang, bisa jadi juga dia bakar. Sialan! Ingin rasanya aku mencabik-cabik usus buntunya. Menghela napas, setidaknya malam ini, aku bisa menikmati drakor kesukaanku.
Hot Chapters