Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Kontrak Sang Miliarder

Istri Kontrak Sang Miliarder

Keduanya memastikan mobil terkunci dengan baik sebelum memasuki cafe. "Kamu duduk disini ya, aku pesan dulu," ujar Baron. "Seperti biasa 'kan?" Megan mengangguk lalu dengan patuh melipat tangannya diatas meja menunggu Baron kembali dengan pesanannya. Selagi mengisi waktu, Megan mengedarkan pandangannya—memperhatikan interior cafe yang mengusung konsep kontemporer atau yang lebih dikenal dengan 'kekinian'.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 417 Times as pap pegangan tangan di cafe
Show Reviews (6)
Read
+Library
LazuardiBianca
Bagi pembaca setia, stay tune terus ya ... karena cerita ini akan segera menuju akhir dan nantikan karya-karya Bian selanjutnya. Pssttt ... sedikit bocoran nih, bakal ada sequel dari cerita ini di karya selanjutnya. Jangan sampai ketinggalan ya ...
Farla
Keren K'Bian, kangen banget! Udah lama nggak baca karya kakak sejak menghilang dari Wat*pad. Bahasanya bagus, alurnya teratur dan yang paling keren tuh berasa lagi nonton drakor. Ada kala sweet, sedih plus lucu. Jjang .........
Read All Reviews
Tania Saka

Tania Saka

Tanka dengan cepat melangkah menuju meja di ujung ruangan, tempat Paman Jo berada. "Hi! Paman. Maaf telat." Tanka meraih tangan Paman Jo dan segera duduk di seberang meja yang memposisikannya duduk saling berhadapan. "Mau pesan apa?" tanya Paman Jo setelah melambaikan tangan pada salah satu pelayan cafe. "Umh, orange jus saja," jawab Tanka tanpa mengalihkan perhatian dari foto yang telah disodorkan Paman Jo pada dirinya.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Housemate

Housemate

tanya Nasha begitu turun dan menyerahkan helm pada Bian. Sebuah kafe 2 lantai dengan bangunan semi permanen. Setengahnya memakai dinding setengahnya lagi memakai anyaman bambu. "Iya, ini cabang ke 12. Dia yang bikin pelatihan buat jadi barista." Tangan Nasha digenggam Bian dan ditarik pelan untuk memasuki kafe tersebut. Senyum manis Nasha tidak bisa ditahan. Dia benar-benar terkesima dengan kafe tersebut.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Godaan Nakal Brondong Manis

Godaan Nakal Brondong Manis

Mereka bertiga berfoto dihadapan cermin dengan beberapa gaya. "Yuuk girls, lets gooo." Teriak Cassandra bersemangat. Jam 05.30 mobil Caroline meluncur di jalanan padat menuju Caffe Raflesia, Caffe bergaya a la jepang. "Silahkan menunya kak." Seorang pelayan datang dengan 2 buku menu. Lalu pergi setelah Caroline menerimanya. "Pesan apa gaes?" Caroline meletakan menu makanan di meja untuk dilihat bersama.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Half You

Half You

Image Tak berapa lama sebuah cafe yang terlihat sudah ramai dipukul satu siang itu menjadi tempat pemberhentian mereka. Kean menggenggam tangan Rubby saat mereka memasuki cafe itu, perasaan aneh menjelajar diseluruh saraf nya, ditambah senyuman Rubby yang sangat manis dimatanya. Pria yang sedang berdiri melihat mereka menggeram lalu tersenyum melihat Rubby berjalan kearahnya.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan

Istri yang Tak Diinginkan

Karena tak kebagian tempat duduk, banyak pengunjung yang harus menunggu antrean di luar. Archer tak diam saja. Ia memanfaatkan kemampuannya sebagai pembuat kopi untuk menjadi barista di café-nya sendiri. Dia memakai celemek hitam, lengan kemeja navy-nya ia gulung hingga siku, membuat Erra yang memperhatikannya pun ternganga dan terpaku. “Jaga matamu!” cibir Juna saat ia melewati kasir sembari membawa nampan berisi makanan dan minuman yang akan diantar ke pengunjung.
9.61.4M viewsCompletedAdded to Library 48.7K Times as pap pegangan tangan di cafe
Show Reviews (156)
Read
+Library
Ami Lee
kamu aja kali cher yg gak nyaman di rumah sendiri..feli sama anak kamu bahagia koq..iblis mah selalu panas klo ada ditempat sejuk damai..panas hati nya lihat kedamaian ketentraman karna dia gak bisa merasakan itu kecuali dia berada di tempat iblis juga..ya kyx ditempat ratu hatinya kamu itu archee...
Katrina Citra
cerita paling best dari yg ter the best gilaaaaak aku tenggelam banget di kisah Archer Feli sampe2 pgn bgt mereka ada d dunia nyata......... kak oca semua karya mu ga ada yg gagal,semua dah ku baca,tp yg paling mau dan selalu di ulang2 per bab sampe khatam kek ny klo cerita in ulang ya ArcFel ini🫰...
Read All Reviews
PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

PASIENKU ADALAH ISTRI MANTAN

aku setuju. Kami menyeberang jalan menuju ke kafe di depan mall. Setelah memasuki kafe, aku meletakkan papper bag dan duduk di kursi tengah ruangan. Seorang pramusaji mendatangi kami dan menyerahkan kertas menu. Mas Andi segera menulis nasi dan ayam geprek, sup buah dan segelas es jeruk lalu menyerahkan kertas tersebut pada pramusaji.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Nayla

Nayla

Tatapannya tajam, seakan mau bilang yang lo pegang itu adek gue. Nayla kaget, dia bingung mau berbuat apa. Nayla mencoba melepaskan tangan Raka, tapi Raka semakin kuat memegangnya. Tak lama Beca datang dari belakang. "Beib, jangan bikin ribut. Ini hari pertama cafe kamu loh." Beca memegang tangan Bagas sudah keras.
9.420.2K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Istri Kecilku Bos Mafia

Istri Kecilku Bos Mafia

Lagipula ia tidak memakan strawberry karena perutnya tidak bisa. “Aku tidak salah meletakkan pesanan, Nona. Ini untuk anda, dari aku. Aku lihat anda hanya memesan Americano dan anda sedang fokus bekerja dari gadget anda. Aku kira anda butuh yang manis untuk lebih menenangkan perasaan anda.” Manajer Café tersebut menjawab dengan senyuman tampannya. “Oh, jadi di café ini ada hal yang seperti itu? Baiklah, aku mengerti.” Alexa menjawab dan setelah itu ia mengalihkan perhatiannya lagi pada pekerjaannya.
1018.7K viewsCompletedAdded to Library 524 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
Dikhianati Diranjang Pernikahan

Dikhianati Diranjang Pernikahan

Ia menoleh ke kanan dan kiri, berharap menemukan sesuatu yang masih buka di jam sepagi ini. “Akhirnya…” ucapnya lega ketika matanya menangkap papan kecil bertuliskan 24 Hours Café di sudut lobi. Rania mempercepat langkahnya. Begitu masuk, aroma kopi hangat langsung menyambut inderanya. Seorang pria berseragam café menghampirinya dengan senyum ramah. “Selamat pagi, Kak. Silahkan duduk. Mau pesan apa?” tanyanya sambil menyerahkan buku menu.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as pap pegangan tangan di cafe
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status