Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Dan, dari sanalah kalimat 'back to the pasti' sering ditemukan. Andai saja tidak dibaca 'bacek' barangkali waktu jin tampan itu tidak habis karena memperjuangkan drama. Atau barangkali ini Kaivan sedang mengalami masa puber ke sekian ratus? Jadi hidupnya penuh drama. Entahlah.
103.6K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as past times
Read
+Library
TimeLess

TimeLess

Tanya Keiko yang tengah sibuk mencari note book nya. "Bukannya kemarin di pinjam sama temen kamu." Ucap Rasya mengingatkan Keiko. "Iyaa yaa, aku kok lupa." Ucap Keiko mengingat kembali. "Kamu sadar gak, akhir akhir ini kamu sering kelupaan sesuatu. kemarin lupa naruh jam, kemarin lusanya juga lupan naruh handphone mu dimana, lebih parah lagi kamu lupa, naruh dimana liontin peninggalan mama mu. Kamu beneran gak apa-apa Kei?" Tanya Rasya yang merasa akhir-akhir ini Keiko sering melalukan kecerobahan yang tidak seperti biasanya.
9.95.0K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as past times
Read
+Library
Tertawan Masa Lalu

Tertawan Masa Lalu

Utsman mengerjapkan kedua kelopak mata, lalu mengembuskan napas panjang. "Indana, Aku yakin kamu wanita baik-baik. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu sehingga kamu kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam dirimu. Seperti mawar tadi. Sebelum terlepas mahkotanya, ia pun sudah berusaha melindungi dirinya dengan duri-duri tajam yang tertancap di pohonnya. Aku tidak berhak menghakimi. Namun, satu yang kupahami. Itu adalah masa lalu. Semua orang memiliki masa lalu. Tak peduli baik atau buruk. Yang terpenting adalah masa kini dan mendatang. Aku sangat yakin, kamu berusaha untuk memperbaiki diri dengan berkaca pada masa lalu. Sangat tidak adil jika aku menghakimimu berdasar
1.6K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as past times
Read
+Library
Suami Dari Masa Lalu

Suami Dari Masa Lalu

SUAMI DARI MASA LALU Part 8 Pov Bima ** "Masuk, Nak." Kujejalkan kaki memasuki rumah besar dan luas tapi bercorak kuno itu. Cat dindingnya yang berwarna putih sudah banyak yang mengelupas butuh dicat kembali. Di ruang tamu rumah itu aku disuguhkan aneka perabotan yang juga termakan usia, hanya tirai jendela dan pintu yang mengikuti model jaman sekarang.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as past times
Read
+Library
Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

Masa Lalu Yang Tidak Diharapkan

ujar Ameli dengan suara lantang. "Apa kamu juga ingin membuat nasib istrimu seperti nasibku waktu itu? kamu benar-benar tidak punya hati," imbuh Ameli. "Aku dulu meninggalkanmu karena terpaksa, Ameli," bantah Amar. "Apa? terpaksa kamu bilang? hah, sudah cukup. Tidak ada gunanya juga masih membahas masa lalu yang sudah sangat ingin aku lupakan dalam hidupku. Daripada kamu berdiri di sini lebih baik kamu temui istrimu dan lihat keadaannya! Aku tidak ada waktu untuk mengobrol hal-hal yang tidak berguna dengammu." Ujar Ameli yang kemudian masuk ke dalam mobil.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as past times
Read
+Library
Suami Dari Masa Lalu

Suami Dari Masa Lalu

Bagiku dia tetaplah laki-laki yang istimewa. "Kenapa melamun, Al?" tanya Bagas menyolek tanganku. "Aku lagi berpikir tentang Mas Pras," jawabku jujur. "Ada apa dengan Mas Pras?" tanya Bagas lagi. "Aku sedang berpikir bagaimanakah keadaannya sekarang?" "Bagaimana keadaannya sekarang? Maksudmu?" "Aku bertemu dengannya dua puluh tahun yang lalu. Jika sekarang aku kembali ke masa sekarang, itu berarti saat ini Mas Pras telah sedikit lebih tua. Seperti apakah wajahnya?"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as past times
Read
+Library
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

"Sebentar..." "Menurutmu apa waktu yang menyenangkan itu?" tanya Adina bangun dari kursinya. " Sebuah pesta liar? Berbagi Susan atau salah satu penggemar yang selalu menempel padamu? Sebuah pesta liat setiap malam, dan Bobby juga boleh mengundang teman-temannya?" "aku tahu apa yang terjadi malam ini terlihat buruk, Adina. Tapi..." "Memang!" Potong Adina.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as past times
Read
+Library
Diburu Masa Lalu!

Diburu Masa Lalu!

“Menurut kakak, apa baik menjalin hubungan dengan orang baru, tapi belum bisa melupakan masa lalu?” Erina terdiam mendengar pertanyaan sang adik. Pertanyaan Aruna mengisyaratkan sebuah penjelasan bahwa sangat menyakitkan ketika kita hidup dengan seseorang, tapi ia masih terpaku pada masa lalu. Erina juga teringat akan perjodohan yang direncanakan orangtuanya. Jika Aruna saja yang sudah saling mengenal, tersakiti begitu dalam. Bagaimana nasib ia yang belum mengenal sama sekali calon suaminya.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as past times
Read
+Library
Menutup Pintu Masa Lalu

Menutup Pintu Masa Lalu

Siang itu, aku kembali ke meja kerjaku untuk membereskan barang-barang. Di atas meja masih terletak pajangan kecil berbentuk planet yang dulu diberikan oleh Peter saat lulus kuliah. Waktu itu, dia bahkan bersumpah dengan penuh keyakinan bahwa akulah seluruh dunianya. Aku tersenyum miris, lalu menatapnya sekali lagi. Lalu akhirnya memutuskan untuk tetap membawanya pergi.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as past times
Read
+Library
Melepas Masa Lalu

Melepas Masa Lalu

"Kamu sudah lupa? Kita pernah mendaki gunung bersalju bersama, menyaksikan matahari terbit dan terbenam, begadang semalaman di hotel ...." "Kita memiliki begitu banyak kenangan indah, kamu melupakan semuanya? Kamu rela menghapus semua kenangan indah kita selama sepuluh tahun ini?" "Gavin!" Dia berteriak dengan putus asa sambil memeluk Gavin. Namun, Gavin hanya menjawab dengan nada datar, "Nggak lupa." Justru kenangan indah itu adalah bukti dari betapa kacaunya hidupnya sekarang!
8.2K viewsCompletedAdded to Library 261 Times as past times
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status