Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Shadow of The Past

Shadow of The Past

“Sudah dua belas tahun sejak kau pergi. Semua orang bisa berubah.” Kalimat yang diucapkan Kei seolah menghidupkan alarm di kepala Airi. Naif sekali dia jika berpikir bahwa Kei takkan membahas masa lalu mereka. Hanya karena selama ini Kei belum punya kesempatan untuk membicarakannya, bukan berarti dia akan melupakan perkara itu begitu saja.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Belum Usai

Masa Lalu Yang Belum Usai

tanya Bi Ida lagi, penasaran dengan apa saja yang Namira lakukan hari ini, yang sempat membuatnya kelabakan saat pulang tak menemukan sosok wanita itu di dalam rumah. “Kita hanya ngobrol biasa,” jawab Namira seadanya. “Tapi beberapa kali dia terus menyinggung waktu pacaran dulu, kayak pengen buat aku nostalgia sama kenangan-kenangan waktu itu.” Bi Ida mengaduk teh yang masih panas menggunakan sendok kecil yang sengaja ia bawa. “Iyan sepertinya memang ingin kembali menjalin hubungan sama Mbak, deh,” ucap wanita itu mengungkapkan sudut pandang yang juga Namira tangkap seperti itu.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Aku mohon, Ya Allah,' batinku. Aku kemudian mengajak Mei cerita banyak hal karena jika terus membatin hanya akan menambah luka. Ia mulai bercerita tentang apa saja, bahkan sesuatu yang sudah kami alami. Mengenang masa lalu memang begitu menghibur terlebih saat kejadian-kejadian lucu entah di warung, sekolah dan lain-lain. Cerita apa pun itu yang penting bisa melupakan pada masalah yang sedang dialami walau sejenak.
1037.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Mungkin saja dia bisa memahamiku. Aku mulai mencari jejak keberadaan Vivi. Namun aku telah menyakiti perasaan Vivi terlalu dalam. Aku tidak dapat menemukan informasi Vivi. Dewa keberuntungan sepertinya tidak berpihak padaku. Setengah tahun kemudian, aku bertemu dengan salah seorang teman lama. Aku bukan lagi Tuan Jacky yang sombong seperti dulu. Keadaan rumahku juga tidak sebaik dulu lagi.
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Kobaran Masa Lalu

Kobaran Masa Lalu

Setengah bulan kami tidak bertemu, tubuh Dimas terlihat makin kurus. Matanya memerah saat melihatku. Dia langsung menyandarkan kepalanya ke pelukanku. Dulu dia paling suka menggosok-gosokkan rambutnya ke dadaku waktu masih kecil. Aku yang geli akan menggelitikinya. Kami selalu bermain sambil tertawa terbahak-bahak sampai banjir keringat.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Jodi Ruman

Jodi Ruman

Dia mendengarkan dengan antusias. “Buat saya, masa lalu itu identik dengan satu masa, satu kejadian, satu perbuatan di masa lalu yang enggak mau kita ulangi lagi. Kalau kamu tanya, apakah ‘kemarin’ termasuk masa lalu, jawabannya tergantung. Kalau ‘kemarin’ itu membahagiakan, saya enggak mau sebut itu masa lalu.” “Kalau bukan masa lalu, terus apa?”
8.716.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Two Times

Two Times

Ucap Arvin. "Iya Vin, aku juga bingung atas apa yang terjadi kepada kita saat ini, bagaimana bisa kita tiba - tiba kembali ke masa 10 tahun yang lalu ?" Ucap Adam. "Lalu mengapa kita bisa berada disini???" Teriak mereka dalam hati. Bersambung..
8.68.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Baiklah kalau begitu bu. Saya masuk ke dalam kelas lagi bu.” Taro kembali masuk ke dalam kelasnya dan duduk di tempat dia biasanya sambil termenung karena kejadian ini. Aku memang berharap bisa kembali ke masa ini. Tapi kenapa bisa sekarang keinginan itu terwujud. Mungkin ini yang dinamakan keberuntungan. Aku tidak akan menyia-nyiakan waktu ini lagi. aku harus fokus untuk bisa mengubah hidup ini lagi.—batin Taro.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Kata-kata yang dulu pernah dia ucapkan padaku, kini seperti bumerang yang kembali menusuk dirinya sendiri. Lagi-lagi, dia memuntahkan darah. Bibirnya membentuk senyum getir. “Maaf… maafkan aku, Aruna. Waktu itu… kamu pasti merasa sakit dan putus asa sekali, ya? Maaf karena waktu itu aku nggak mempercayaimu…” Ingatan itu menamparku, saat aku nyaris tewas di depan ruang ICU. Mataku sembab, tapi aku menegakkan punggung. Tanpa berhenti, aku melangkah melewati tubuhnya, menegaskan jarak antara kami.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Kisah di Balik Waktu

Kisah di Balik Waktu

ujar Kezia. "Sepuluh menit lagi, kita akan menuju ke perusahaan keluarga Dawson. Bukankah mereka tak menetapkan waktu secara signifikan?" ujar Tristan santai. "Apa sekarang kau menyesal telah memilih menikahi ku? Aku bukan lagi seorang pewaris, tapi hanya wanita miskin biasa."
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai past times
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status