Kebangkitan Sang Putri Terbuang
Lilis kepala terbentur lantaiaku hancur ku terlukasendiri dalam kegelapanrenungan sepertiga malam
Bayangan tatapan Lin Yuexi terus menghantui pikirannya—tatapan tajam penuh penghinaan yang menembus hatinya.
Ia nyaris lupa, dahulu putrinya itu selalu memandangnya dengan mata lembut, penuh harap agar dicintai. Tapi kini? Semua sudah sirna.
Di hadapannya, selembar kertas terbentang dokumen perjodohan Putri Lin Yuexi. Besok ia akan mengumumkan dekrit. Calon suaminya: seorang pangeran yang dianggap gila, dengan keterbelakangan mental.