Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Elena melepas ciumannya, menghirup napas dengan bebas, “Ren... aku—“ Ren membungkamnya untuk berbicara lebih lanjut dengan ciuman yang lebih dalam, lidahnya menjelajah mulut Elena dengan penuh kepastian. Elena menyerah pada sensasi itu, membiarkan dirinya terseret dalam gelombang kenikmatan yang Ren ciptakan.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Paman Nathen

Istri Dadakan Paman Nathen

"Apa itu yang kau sebut sebuah ciuman?" Feli mengangguk cepat. Pelupuk mata berbulu lentik itu mengerjap lucu dan juga tampak lugu. "Hemmm." Nathen mendengkus pelan. "Satu kali lagi." "Apanya?" Feli menaikan alis sebelah kirinya. Ia menatap Nathen, nanar. "Ciumannya. Lakukan dengan benar." Perkataan Nathen itu terdengar nyaris seperti sebuah rengekan.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Tetanggaku si Crazy Hot Boss

Tetanggaku si Crazy Hot Boss

kata Elkan di sela ciuman. Kalea perlahan menutup matanya. Membalas ciuman tersebut. Meskipun masih terbilang labil, dia bahkan tidak bisa mengimbanginya. Tanpa sadar Kalea memeluk Elkan dan meremat pelan rambut acak tersebut. Elkan bisa merasakan jika bagian bawahnya menegang, namun dia tak bisa berbuat lebih.
1052.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Dikejar Dua CEO Tampan

Dikejar Dua CEO Tampan

"Nah, kamu musti cium cowok itu. Tidak boleh ciuman biasa, harus ciuman yang dalam, basah dan panas!" "What!?" "Iya dong. Klo cuma cium sekilas mana seru, tantangannya kurang ngegigit, kalian setuju kan?" Lestari bertanya pada ke tiga temannya yang lain yang langsung disambut anggukan serempak. Alluna mendecih, merasa konyol, tapi ini kan permainan yang sudah disetujuinya. Jadi, dengan berani dia segera berdiri, lalu kemudian berjalan dengan menguatkan hati
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Elaria memejamkan mata, merasakan kelembutan yang ia dambakan. ​Hujan mulai turun, membasahi mereka. Kaelion tidak peduli, ia hanya peduli pada Elaria. Ia memegang tengkuk Elaria, menariknya lebih dekat. Ciuman itu menjadi lebih dalam, lebih menuntut, Kaelion, yang selama ini hanya tahu ciuman formal dan dingin, kini menemukan arti dari ciuman yang sesungguhnya. Nikmat. Penuh gairah.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
MENDADAK HAMIL SETELAH DIVONIS MANDUL

MENDADAK HAMIL SETELAH DIVONIS MANDUL

Terimakasih, untuk semuanya. Mendengar itu Ilham tersenyum. "Kalo gitu, boleh dong, aku minta di cium ?" ucapnya sambil tertawa kecil. Sela sampai tertawa dengan sikap Ilham. Sela pun mengecup kening Ilham dengan cukup lama. Cup... Disaat dicium oleh Sela, Ilham tersenyum.
6.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Terpikat Hasrat CEO Dingin

Terpikat Hasrat CEO Dingin

Aku menaikkan alis dengan gaya polos yang sangat kupelajari sepanjang kebersamaan kami. Lucian mengangkat daguku dengan satu jari, lalu bibirnya menempel pada bibirku dalam satu tarikan panas. Kali ini tidak terburu-buru seperti ciuman penuh hasrat di kamar mandi sebelumnya. Ciuman ini lebih dalam. Lebih menikmati. Lebih memiliki. Aku membalasnya dengan lembut, kemudian menggenggam kerah bajunya, menariknya makin dekat saat ciuman kami semakin dalam dan membuat udara di sekitarku terasa panas.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

“Boleh aku cium kamu lagi?” Aurelia mengangguk kecil. Reza mencium Aurelia lembut. Ciuman itu pelan pada awalnya, seperti mencicipi. Tapi semakin lama semakin dalam. Lidah mereka bertemu, saling mengejar. Tangan Reza memeluk pinggang Aurelia, Aurelia membalas pelukan itu. Ciuman mereka berlangsung lama, penuh rindu yang tertahan. Reza menarik diri pelan, menatap mata Aurelia. “Kamu cantik sekali.”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan Tunangan yang Ingin Membunuhku

Bertukar Tubuh dengan Tunangan yang Ingin Membunuhku

Lucas menahan tengkuk Alexa untuk tidak mundur, tangannya merengkuh pinggang Alexa dan kembali menciumnya, merasakan setiap sudut mulut gadis itu lebih nyata tanpa tubuh yang sedang tertukar. Bibir lembut dan manis gadis itu terasa nikmat memabukan di mulut Lucas, aroma tubuh Alexa yang lembuat Lucas ingin berlama-lama mendekap Alexa dalam rengkuhannya. Lucas menarik tengkuk Alexa, mendorongnya semakin dalam agar ciuman mereka semakin intensm Lucas mengecap semua yang bisa dia rasakan dan mengacuhkan pukulan Alexa yang memberontak mencoba untuk melepaskan diri.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Ipar

Hasrat Terlarang Sang Ipar

Kubukakan rongga mulutku agar mas Dika lebih leluasa memainkan lidahnya ke dalam mulutku. Mas Dika sekarang mulai memelukku. Dia merangkulku dengan erat, sehingga hanya baju yang kami pakai sebagai pembatas antar kulit kami. Sekarang permainan mas Dika makin ganas. Ia seakan menyedot seluruh air liurku. Pelukkannua semakin erat dan kuat. Aku mengerti sekarang, ternyata mas Dika sudah lama menginginkan hal seperti ini. Mas Dika sudah lama menginginka ciuman seperti ini. Ini terlihat betapa rakusnya mas Dika menciumu bibirku.
10104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai peluk cium
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status