Cinta Cita
“Nggak ... maksudku, kenapa? Kenapa masih mau balik sementara kamu bisa cari cewek yang—”
“Aku baru ini nemu reporter yang mikirnya lelet.”
“Arya!”
“Eh seriusan, Sayang.” Arya terkekeh dan melihat ekspresi manyun Cita. “Aku sampe nggak ngerti, harus berapa kali lagi aku bilang, kalau aku itu sayangnya cuma sama kamu. Aku itu, kalau sudah satu, ya, satu. Coba ingat-ingat lagi, aku pernah pacaran sama Rashi sampe bertahun-tahun. Awet, kan?”
Hot Chapters