Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

jawab Janeta tentu dengan maksud memancing. “Iya Janet, nampaknya pembunuh Kak Lusy adalah orang yang berpengalaman atau sudah di rencanakan dengan matang.” ucap Shania lirih sambil melangkah ke arah jendela lalu membuang pandangannya jauh keluar. “Dimanakah Tuan Fidel berada saat kejadian pembunuhan itu Nyonya?” tanya Janeta memberanikan diri. Shania langsung menoleh kepada Janeta dan menatap tajam.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Kami sontak ikut terkejut. “Ada apa?” “Pak Hasan, maaf sebelumnya, karena menurut saya ini bukan kasus keracunan biasa, melainkan pembunuhan.” Kami semua terkejut. Aku sendiri menjadi merinding mendengar kesimpulam Jenny. “Sini, perhatikan!” katanya. “Jika anda jeli, anda akan melihat lubang kecil tak kasat di salah satu sisi bungkus kopi ini.”
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Dr. Vampire: Who is the Predator?

Dr. Vampire: Who is the Predator?

“Waktu kecil aku sering diajari oleh ibuku bagaimana caranya berburu hewan di hutan. Tapi setelah aku pindah ke kota, aku tidak pernah berburu lagi. Hutan di pinggiran kota terlalu rentan dicurigai karena ada banyak kamera pengawas.” “Ah, begitu rupanya.” Callista manggut-manggut mengerti. “Baiklah, kalau begitu pertanyaan yang terakhir. Ini mengenai kasus pembunuhan berantai yang sedang berusaha kupecahkan. Terus terang aku masih penasaran mengapa kau bisa selalu ada di TKP. Apa kau bisa mengatakan kebenarannya padaku, Tuan Theodore?”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Badai Sang Pemberani

Badai Sang Pemberani

Gibran dibungkam. Dugaan sementara tim forensik mengarah pada pembunuhan terencana. Tidak ada tanda perampokan, tidak ada barang berharga yang hilang - hanya nyawa yang direnggut. Gibran mungkin telah menyentuh rahasia yang seharusnya tidak ia ketahui.
10957 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tukang Selingkuh, Diratukan Tuan CEO

Dikhianati Tukang Selingkuh, Diratukan Tuan CEO

ujar Jonash bersungut-sungut. Pagi itu, komisaris mereka Donald Baltimore membuka kasus pembunuhan Atlantic City beberapa waktu lalu yang belum menemukan titik terang seakan sudah dipeti eskan, kembali mengemuka, terkait sebuah kejadian pembunuhan putri pewaris perusahaan besar di Italia. Gadis cilik itu diculik dan ditemukan dalam keadaan tewas di tepi pantai di kawasan Sardinia, dekat Milan, sesaat setelah merayakan ulang tahunnya yang ke lima, sekaligus dengan pengasuhnya. Nama gadis kecil itu, Ventria.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Insinyur Termalas Dari Dunia Lain

Matanya membesar saat membaca isinya, wajahnya yang sudah pucat semakin kehilangan warna. "Tidak mungkin!" raungnya sambil menggebrak meja kerjanya hingga retak, membuat buku-buku dan tumpukan dokumen berhamburan. "Mereka berani... mereka benar-benar berani!" "Ada apa, Tuan Muda?" tanya Angus dengan suara gemetar, melihat amarah yang meledak dari tuannya. "Kaelen... mereka membunuhnya! Di gang sempit menuju Pelabuhan! Satu tusukan tepat di jantung! Pembunuhan profesional!"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Carabella's Secret

Carabella's Secret

Matanya menatap sendu langit-langit kamar. “Non, mau makan dulu?” Ara bangkit dari tidurnya. “Gausah Bi nanti aja.” Bibi hanya tersenyum, lalu menutup pintu kembali. Gadis cantik itu adalah Aglaea Carabella Damian. Tapi untuk saat ini identitasnya berubah menjadi Arabela. Sampai dia tahu siapa dalang di balik pembunuhan orang tua dan kecelakaan yang menimpa abangnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Misteri Di Balik Mata

Misteri Di Balik Mata

Tapi semakin ia mencoba menyusun kepingan puzzle itu, semakin banyak potongan yang hilang. “Mata yang mengintai,” Suci berbisik, mengingat kembali kalimat terakhir yang ia temukan tertulis dengan darah di tembok TKP. Itu bukan pertama kalinya pesan misterius seperti itu muncul di lokasi pembunuhan, dan setiap kali, perasaan familiar itu semakin kuat.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Istri Palsu Grand Duke

Istri Palsu Grand Duke

Otaknya, yang biasanya sibuk merencanakan pengkhianatan dan selalu gagal, sekarang penuh dengan duka romantis yang salah alamat. Darren berdiri, matanya liar. "Aku tahu! Ini bukan kecelakaan! Ini pembunuhan! Pasti ulah bangsawan Baron rendahan itu yang kabur dari pulau! Mereka menculik Mathilda dan Lavinia bersama-sama, lalu menjatuhkan mereka ke jurang untuk menghilangkan jejak!"
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai pembunuhan di atas orient express agatha christie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang memikat dari cara Agatha Christie merajut motif pembunuhan di 'Murder on the Orient Express'. Alih-alih sekadar dendam pribadi, kasus ini justru dibangun dari rasa keadilan kolektif. Bayangkan: seorang penjahat perang yang lolos dari hukuman, dihakimi oleh sekelompok orang yang masing-masing memiliki alasan moral untuk membunuhnya. Christie seolah bermain dengan konsep vigilante justice, di mana hukum formal gagal menjangkau kejahatan masa lalu si korban. Setiap penumpang kereta itu seperti mewakili fragmen dari korban yang terzalimi, dan pembunuhan itu sendiri adalah ritual penyembuhan.

Yang bikin ceritanya makin dalam, Poirot justru dihadapkan pada dilema etika: apakah keadilan yang 'liar' ini bisa dibenarkan? Motifnya bukan sekadar 'siapa' yang membunuh, tapi 'mengapa mereka semua bersedia jadi bagian dari rencana itu'. Aku selalu terkesan dengan bagaimana Christie mengubah pembaca dari pencari pelaku menjadi peserta yang mempertanyakan sistem hukum itu sendiri. Di akhir, kita justru merasa simpati pada para pembunuh—hal yang jarang terjadi di novel detektif konvensional.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status