Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Mayat Bertuah.

Pendekar Mayat Bertuah.

Dalam mimpinya itu Putri Nirmala Sari melihat Santana yang sebenarnya adalah Biswara tengah sedang memakai pakaian layaknya seorang Brahmana. "Santana .. Santana .. kau kah itu?" panggil Putri Nirmala pada sosok lelaki yang dia anggap sebagai Santana putranya, namun sayang lelaki yang memang sedang berdiri membelakanginya itu tidak mengindahkan panggilannya itu, merasa tidak dapat respon Putri Nirmala yang memang meyakini bahwa lelaki yang ada di hadapannya itu adalah putranya sendiri akhirnya berinisiatif untuk kembali memanggil.
8.8155.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

Klik. Video itu menampilkan dua orang yang mengenakan jas. Salah satunya adalah Bima Sakti Angkasa, Papa Mas Rama. Sementara orang di sebelahnya adalah Brian. Mereka bersalaman, sambil duduk di sofa ruangan direktur Rama Corporation. Kami tak terlalu heran, karena memang saat itu Brian adalah salah satu kepala divisi di Rama Corps sebelum diangkat manajer utama. Kami lalu membuka hampir semua video yang ada di memori itu. Beberapa video menayangkan monolog dari Bima Sakti untuk anak-anaknya. Mas Rama sampai meneteskan air mata saat melihat video yang berisi nasihat itu.
9.729.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Jodoh Wasiat Istri

Jodoh Wasiat Istri

Dhruvi : Hanan Bagasdika. Aditya : Harlan Vergard. Adwaya : Harry Adhitama. Jeffrey : Hamid Awaluddin. Ubaid : Henley Donovan. Nanang : Hansel Arvasathya. Zein : Hwirya Arudji Kartawinata. Ibrahim : Hzulfi Hamizhan. Bayu : Halvaro Gustav Baltissen. Qadry : Hyoga Pratama. Jianzhen : Handri Kaushal.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Kembalinya Putri Yang Telah Mati

Kembalinya Putri Yang Telah Mati

“Misalnya jika seseorang mengelabui kamu, kamu bisa berpura-pura terkelabui. Tetapi sebenarnya kamu sepenuhnya sadar dan merencanakan sesuatu di luar dugaan.” Durga tersenyum sedikit, “Itu tidak benar. Aku sendiri tidak tahu apakah aku bisa keluar atau tidak.” Seseorang berbicara tiba-tiba membuat Durga dan Rohan sama-sama menoleh, “Kamu pasti bebas.” Itu Bhisma. Matanya yang selalu memandang tanpa binar kini agak melengkung. Kata-katanya terasa meyakinkan, tidak ada setitik pun keraguan di dalamnya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Termasuk beberapa orang yang bahkan tidak punya latar belakang akting. Saat syarat itu disampaikan, Rio, dan Mahesa membaca daftar pemain yang diberikan Bumi. Nama-nama pertama masih terlihat masuk akal: Pandu, Kirana, Ratih, Ane, Dita, Rivan, Andra, Sadewo, Mahesa. Namun sisanya membuat Rio dan Mahesa terdiam, sedangjan Pandu dan Andra hanya tersenyum karena mereka sendiri pernah mengalami itu:
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Punakawan adalah mata dan telinga sang Dalang. Merekalah yang menyiapkan panggung. Dan kini, panggung sudah siap. Bhisma sudah gugur. Lalu siapa selanjutnya?” Raka berjalan menuju mayat Jenderal Adipati lagi, menatap tombak kayu tiruan yang menancap di dada sang Jenderal. “Korban selanjutnya dalam Bharatayuddha, setelah Bhisma, seharusnya adalah Drona, sang guru agung. Atau bisa juga Abimanyu, putra Arjuna. Tapi Banyu tadi menyebut Arjuna harus bertindak.”
935 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
BOS VS ME

BOS VS ME

Arjuna, sepupu, bos dan kini menjadi saingannya. Pagi itu Bisma bangun lebih awal. Sebelum mandi, dia mengirimkan pesan pada Srikandi, menawarkan diri untuk menjemputnya. Namun tidak ada balasan. Dua pesan kepada dua wanita yang diabaikan. Bisma sudah rapi dengan pakaian kantornya, dia tidak lagi membuat sarapan, mengingat pengorbanan kemarin pun sia-sia.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

kata Iblis Bayangan tak mau kalah. Bima tak menyahut. Entah apa yang harus dia katakan jika Arimbi tahu. Tapi dia yakin perasaan nya masih tetap untuk kekasihnya yang saat ini menghilang entah kemana. "Kartika, boleh aku tahu, siapa tuanmu?" tanya Bima. Kartika menatap Bima sesaat. Lalu tatapannya beralih ke Intan dan Rukma. "Dia menjabat sebagai Dewan Pertahanan Kerajaan, namanya adalah Tuan Dwaraka... paman dari Ketua Lesmana dan Ketua Dwarawati..." kata Kartika sambil menunduk.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

Malam Terlarang Bersama Dokter Pembimbingku

"Loh, kok tumben nggak bilang-bilang kalau mau datang? Pasti sudah jalan jauh ini ya?" Melihat kemunculan Handoko dan Bu Astuti, ketegangan di wajah Bima seketika menguap, tergantikan dengan senyum ramah yang familiar. Ini adalah topeng sempurna seorang aktor kawakan. Dengan sangat sopan, Bima segera menyalami Pak Handoko, tak lupa mencium tangan mertuanya itu dengan lembut—sebuah gestur hormat yang selalu berhasil mengambil hati Handoko. Wajah sang bapak bahkan bersemu merah menahan bangga. Bima kemudian menyalami Bu Astuti, matanya menunjukkan ekspresi sedih yang begitu meyakinkan. Lidya yang menyaksikan adegan penuh sandiwara itu memalingkan muka, mual melihat betapa pintarnya Bima bermai
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ia terkejut melihat dua sosok pria berzirah lengkap berdiri di sana, dengan bersimbah keringat dingin. Mereka adalah Bisma dan Kusala, dua bawahan kepercayaan Rudra di pasukan Garda Hitam. Begitu melihat Isvara lewat, Bisma dan Kusala langsung bersembah sujud di atas tanah. "Bisma? Kusala? Kenapa kalian bisa ada di sini?" tanya Isvara heran, dadanya mendadak berdegup kencang oleh firasat buruk. "Ada apa?"
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai pemeran bisma mahabharata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status