Ah! Enak Mas Dokter
celetuk Dewanto, melihat penampilan Agung yang menyamar menjadi Pocong, sedangkan Fandi jadi kuntilanak berjubah Merah.
Tawa mereka berhenti. Ke-dua paruh baya itu saling tatap, melihat penampilan mereka yang luar biasa aneh dan menyeramkan.
"Tapi kalau boleh jujur, kalian pantas sih jadi Hantu," tawa Dewanto.
Hahahaha!
Suara tawa bapak-bapak pecah, memenuhi ruang tengah rumah itu.
"Ssttt! Pa, Ayah, Mang, jangan berisik," ucap Dirga mengingatkan.