Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Bara memang baik, dan mau membantunya tapi tetap saja mereka bukan siapa-siapa hanya saudara angkat saja, Dina masih punya malu untuk tidak menangis tergugu di hadapannya. "Pernah ada yang tewas di sini, Mbak, dan orang yang di sini sendirian dalam kondisi tak stabil sering kerasukan." Bara berkata dengan mimik serius. Dina bukan orang yang penakut, termasuk dengan mahluk halus dan sejenisnya, tapi perkataan Bara yang begitu meyakinkan membuatnya bimbang juga, sangat tidak lucu kalau dia kerasukan arwah penasaran di sini.
1058.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Mahluk bergaun putih dengan rambut terurai itu menghilang. “Kamu tidak apa-apa kan, Nak?” tanya Jeremy. Dia berjongkok di samping Tony. Tony menggeleng. Napasnya tak beraturan. Dia lalu membelalakkan mata. “Ayah awas!” katanya. Tony terlambat memberi instruksi. Sebelum sempat menghindar, Jeremy lebih dulu dicekik oleh hantu wanita bergaun putih dari belakang. Mahluk itu terus menyeret Jeremy.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

“So- soalnya ... dua hantu tadi sama persis wajahnya dengan hantu gadis kecil di mansion keluarga Kozlov!” Edoardo tercenung. “Dua hantu?” “Iya! Yang di atas tadi dua hantu gadis kecil. Sedangkan di mansion keluarga Kozlov, ada satu hantu gadis kecil. Wajah mereka itu sangat mirip! Jangan-jangan hantu dari mansion mengikutiku hingga ke sini, lalu dia membelah dirinya menjadi dua, karena itulah sekarang ada dua!” Edoardo tercenung lagi. Rasa-rasanya tidak mungkin yang dilihat Viviana adalah hantu. Masa ada hantu di rumah sakit ini tapi tidak pernah terdengar rumor tentang hantu sama sekali?
10284.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
ELEGI WANITA KEDUA

ELEGI WANITA KEDUA

Atau paranormal semacam gitu itu? Kemudian dia berpaling pada Melinda. "Tanyakan aja semua yang kamu ingin tau tentang suami kamu. Termasuk wanita itu. Yang jadi selingkuhan suami kamu." "Haaahhh? Ja-jadi Tante ini bisa melihat hal yang seperti itu?" Kembali Melinda mengangguk dalam. "Siapa nama kamu?" "Saya, Salsa Tante." Sejenak dia melihat pada Salsa. Dari ujung rambut hingga kaki.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
pesbuk
Penyampaian ceritanya bagus.... Menurutku sih Romi n Amel jg egois dr awal. Menurut Agama jg menikah antara Keponakan dan Bibi/Paman itu haram, kecuali sang paman blm menggauli istrinya, lhaaa ini kn udah jelas2 ada c Dita, jelas haramnya. Bisa digoogling qo
Chin_ER
Cerita yang sangat bagus. Percintaan yg rumit antara Amel dan Romy, Keteguhan Amel dan Salsa, Kebodohan dan penyesalan Romy serta cinta sejati dari Adrian utk Amel dan Pengorbanan Salsa utk Romy yang luar biasa
Baca Semua Ulasan
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

tanya Anantari. “Entahlah, mereka terlalu jauh untuk mataku,” jawab Bawana. “Itu guru, dia membawa burung hantu dari pulau Es, tidak kusangka, mereka ternyata masih ada,” ungkap Madu Lanang. Membuat semua orang langsung menyipitkan mata memandang lekat ke atas langit. “Burung Hantu Pulau Es?” tanya Bawana. “Benar, itu Birama, peliharaan sesepuh pulau Es, Dewi Rhuyi, namun pemiliknya telah tewas saat pertempuran besar dengan bangsa iblis dulu,” jelas Madu Lanang.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Teror Hantu Janda Muda

Teror Hantu Janda Muda

kata Rio. “Nah, ‘kan? Bukan Cuma ada kaitannya, tapi emang hantu itu adalah Tante Marni,” kata Thomas. Teman-teman Thomas menelan ludah mereka sendiri. Sebuah rasa takut tiba-tiba mereka rasakan sampai membuat bulu kuduk terasa merinding. Ingin sekali rasanya agar masalah yang satu ini segera berakhir, tapi nyatanya tidak semudah itu untuk mengakhirinya.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
TERNYATA AKU WANITA KEDUA

TERNYATA AKU WANITA KEDUA

Berubah manja dan sangat menyebalkan. "Kamu akan tetap bersamaku." Mas Arfan balas merangkul pinggangnya. Sudut bibir Saskia tersenyum saat menatapku. "Kamu tertipu, Mas, oleh topeng perempuan itu!" Saskia langsung berubah sedih lagi aku mengatakannya. Aku yakin dia pura-pura. "Kamu hamil duluan dan pelaku sebenarnya bukan Mas Arfan." "Nabila!" Mas Arfan membentakku.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

Dzamar Tawfiq : Kamar. Ghozali Hasnan : Pagar. Dendi Ariendra : Ular. Fattah Azka Danish : Nalar. Ramdan Raffaza : Akar. Kurt Paterson : Makar. Taylor Hoffmann : Pakar. Mitch Johnson : Gelar. Ruben Spencer : Besar. Bunji Laurent : Sabar. Oscar Jones : Kasar. Lucano Wilson : Sangar. Steve Granger : Lebar. Jason Aldric : Hambar.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Untuk memberitahukan adanya pertemuan akbar di sekte Elang Harimau, yang akan di langsungkan beberapa hari lagi. Dan senja itu juga, Ki Taksaka pun berangkat menuju ke pulau Hantu. Sebuah pulau yang di penuhi hawa mistis dan ghaib, yang terletak di tengah lautan sebelah timur dari wilayah Larantuka! *** Khraa- Blaarrghks..!! Sebuah bukit di lembah Citangkar langsung terpapas lenyap dua pertiga bagiannya, saat 'Pukulan Halilintar Neraka' milik Arya menghantam telak bukit itu.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 909 kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Aku mengepalkan tangan hingga kuku-kukuku menancap di telapak tangan. Pulau Hantu... tempat yang terkenal dengan legenda mistisnya dan medan yang sangat sulit. Hans pikir dia bisa bermain-main denganku di sana. Dia lupa bahwa aku memiliki darah Wiraatmadja yang terbiasa dengan alam liar, dan darah Adrian yang memiliki teknologi tercanggih. "Riko, siapkan perlengkapan selam dan senjata berat. Kita tidak akan main bersih kali ini," perintahku dingin.
1081.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai pemeran di pulau hantu 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status